Foodie Quotes #70

“I think that food ties us to our community and our traditions, and it’s the thing that makes us feel good and connected.”
– Kathy Freston

Appetti, That Friendly Foodie Guide You’ve Been Waiting For

Teringat masa dulu ketika kabar munculnya restoran atau kafe baru masih berasal dari bisik-bisik seorang teman atau bahkan temannya teman. Kalau beruntung, bisa saja saya menemukannya sendiri dan mencobanya atau ketika saya melewatinya dan mendapati bahwa gejolak untuk mengunjunginya tidaklah terhindarkan!

Kini masa-masa itu telah berlalu. Seiring kemajuan teknologi dunia maya; sepertinya para pemilik usaha restoran, kafe, hingga hotel berbintang lima tidak sulit untuk mengenalkan kehadiran mereka ke dunia luar. Namun demikian justru persaingan antar aplikasi atau website direktori kuliner serta segala tetek bengek fitur social media-nya seolah menjadikan semuanya jagat raya ini keruh.

Berbicara sebagai user, di satu sisi ada kemudahan serta kecepatan akses yang ingin dinikmati para pengguna. Namun di sisi lain kita terkadang enggan dibanjiri terlalu banyak fitur yang bikin ribet maupun update yang konstan terjadi. Keruhnya persaingan antar website/aplikasi inilah yang justru mendorong satu layanan ini untuk tampil berbeda dengan lainnya.

appetti-1

Di sinilah saya terkesan dengan kehadiran Appetti, sebuah platform yang cocok untuk dimanfaatkan di PC maupun secara mobile serta ringan dan cepat. Uniknya Appetti tidak berniat untuk menciptakan aplikasi khusus demi memenuhi memuaskan kedua sisi yang end-user cita-citakan tadi.

Memasuki www.appetti.comuser langsung disodori sebuah search box yang membebaskan mereka untuk mengisi langsung nama restoran, lokasi, ataupun jenis makanannya secara spesifik. Namun bisa juga sekiranya kita membutuhkan overview jagat dunia kuliner secara utuh, maka cukup untuk mengganti nama kotanya. Sementara ini Appetti sudah membuka opsi untuk Singapura, Jakarta, Bali, Dubai, Hong Kong, Kuala Lumpur, serta Bangkok. Hmmm.. Destinasi-destinasi kuliner yang menarik bukan?

Okay, marilah kita memasuki Singapura sebagai contoh termudahnya. Mengapa demikian? Ada satu hal geeky yang saya senangi dari fitur selanjutnya yang disuguhkan Appetti.

appetti-2

Contohlah satu masa saya pernah berkunjung ke Singapura khusus untuk mencicipi restoran sushi yang bersertifikasi halal – satu hal yang sungguh sulit ditemukan justru di Jakarta. Adalah menuju Hei Sushi yang berlokasi di Bedok. Memasuki page berikutnya yang lebih spesifik, kita bisa melihat overview dari outlet milik Hei Sushi yang satu ini.

Seperti yang bisa dilihat dari laman ini, ada kesenangan tersendiri dari saya ketika melihat informasi yang detil. Misalkan saja keberadaan deskripsi mengenai restoran tersebut hingga hal-hal lain seperti jam buka selama seminggu, tipe masakannya secara detil, ataupun stasiun MRT terdekat untuk mencapai tempat ini. Selain itu tentunya terdapat alamat jelas dengan koordinat GPS serta no telpon dan alamat website. Satu hal yang menjadi kekurangan di sini menurut saya adalah kehadiran menu, harga ataupun foto-foto makanan serta tempat yang lebil banyak lagi. Padahal Appetti pasti akan senantiasa update dengan status buka tutupnya ribuan restoran yang terdafta, sehingga tentu menambahkan tampilan menu makanan/minuman tidaklah sulit.

appetti-3

Kembali menuju laman search results, kita akan dibawa menyaksikan sederetan restoran serta fitur untuk menyaring pilihan kita agar menjadi lebih rinci. Menariknya, navigasi pemilihan restoran tidak perlu selalu didasarkan pada daftar panjang namun juga bisa didasarkan pada peta. Cukup dengan klik fitur tombol berbentuk pinpoint di kanan atas maka kita dapat melihat secara keseluruhan lokasi restoran yang tersedia di sebuah kota dari berbagai penjurunya.

appetti-4

Dengan melakukan zoom in pada peta, maka semua akan menjadi lebih spesifik. Fitur ini terasa bermanfaat sekali bagi saya yang memang pengguna aplikasi peta dan gemar membaca peta, sehingga saya bisa memilih harus menuju arah mana ketika tengah terdampar di satu sisi kota Jakarta yang tidak saya kenal ataupun merencanakan makan malam hari ini bersama istri.

appetti-5

Fitur utama lainnya yang menarik dari Appetti adalah adanya simbol kupon Top Offer di restoran-restoran yang terdaftar. Memang tidak semua memiliki penawaran khusus namun Appetti akan ‘menyundul’ restoran-restoran yang memiliki kupon ini ke bagian paling depan. Langkah yang tepat menurut saya karena tidak hanya restoran-restoran ini mendapatkan promosi khusus namun juga merangsang para foodies untuk memanfaatkan privilege ini.

appetti-6

appetti-7

Sebut saja Harlow Brasserie di Jakarta yang per saat saya review website ini tengah memiliki 3 Top Offers. Setiap penawaran ini cukup di-klik saja dan akan terlihat segala detilnya dan persyaratannya. Misalkan saja tawaran Lunch Specials seharga IDR 100,000 nett dengan minum yang cocok banget untuk mereka yang mencari makan siang enak di daerah Kuningan. Ataupun satu penawaran lainnya untuk sekadar kopi sore asyik.

Di tengah-tengah bergeloranya semangat para foodies untuk berburu tempat makan dan segala kelebihannya, Appetti dengan cukup cermat sekaligus casual datang dan menghadirkan segala kemudahan itu. Mari kita nantikan kelanjutan Appetti yang mudah-mudahan akan juga hadir dengan fitur menarik lainnya serta pilihan kota yang lebih banyak lagi. I’m so ready to dine out now!


APPETTI – www.appetti.com

Halal 101: The Ingredient Substitutes – Bacon

Ah, bacon – satu elemen makan pagi kekinian yang digemari banyak orang dan memupuk rasa penasaran bagi yang sejatinya tidak mengonsumsi daging babi dan olahannya.

Tidak mudah menemukan bacon yang halal, terutama bila tengah bertandang keluar negeri. Terlebih istilah bacon sudah pasti by default terbuat dari babi. Kasus serupa biasanya menimpa juga sosis.

Sehingga sangat penting bagi kaum Muslim untuk berhati-hati ketika mengonsumsi yang satu ini, terlebih memang istimewa sepertinya bila dipadukan dengan kentang, baked beans, serta sunny side up untuk makan pagi.

Beruntung di restoran ataupun hotel-hotel di negeri-negeri mayoritas Muslim biasanya sudah ada substitusi berupa beef bacon. Tapi bagi Anda yang keukeuh ingin mengolahnya sendiri, berikut adalah beberapa penggantinya:

BACON

Substitutes:

  • Vegetarian bacon
  • Imitation bacon bits

Information credit: Eat Halal

Image is only an illustration of bacon

Foodie Quotes #69

“When a man’s stomach is full it makes no difference whether he is rich or poor.”
– Euripides

Foodie Gadgets: Zera, The Food Recycler

Perkara hidup eco-friendly kini sudah menyentuh berbagai aspek keseharian kita. Menariknya, kita bisa berkontribusi untuk keberlangsungan yang lebih baik dari bumi ini dari hanya menikmati makanan di rumah.

Tidak hanya itu, kini gerakan untuk berkebun sepertinya sudah semakin menjamur. Pemukiman vertikal di kota-kota besar kini dihuni oleh orang-orang yang ingin berkontribusi dengan menghijaukan alam atau bahkan memetik hasil tanamannya untuk dikonsumsi.

Melalui Zera, sisa makanan yang kita nikmati bersama keluarga justru tidak perlu dibuang. Cukup dengan memasukkannya ke dalam alat ini dan tambahkan zat aditif yang telah disediakan. Dalam 24 jam, makanan akan didaur ulang hingga akhirnya menjadi pupuk yang bisa kita pakai untuk menyuburkan kebun kesayangan di rumah atau bahkan pot-pot tanaman seadanya yang kita miliki di dalam apartemen.

Ingin berkontribusi untuk kelestarian alam dengan mudah? Bisa jadi yang satu ini adalah solusinya!


Video credit: YOO
Image credit: Zera (via NBC News)

The exciting gastronomic escapades of a foodie journo!

%d bloggers like this: