Category Archives: Surabaya

From Malang to Surabaya: Best Western Knows it Best (Day 2)

Tidaklah lengkap pengalaman bertandang ke Jawa Timur tanpa mengunjungi kota terbesar kedua di Indonesia. Ya, Surabaya menjadi destinasi berikutnya setelah kami dimanjakan oleh Best Western OJ Hotel di Malang!

Hari kedua dibuka dengan zumba (bagi mereka yang terlalu bersemangat) dan sarapan (yang ternyata lebih saya pilih) sebelum kita beranjak menuju Surabaya sekitar pukul 10 pagi. Kurang rasanya memang menginap semalam, terlebih karena lokasi Best Western yang strategis – tentu saja ingin rasanya menjelajahi Kota Apel itu. Beruntung setidaknya kami dibekali satu kotak berisi lapis Malang kekinian sebagai tanda mata untuk keluarga yang menanti di rumah.

Surabaya yang terakhir saya lihat bertahun-tahun lampau tampak semakin elok saja. Meskipun siang hari begitu terik dan kemacetan sepertinya sudah menjadi santapan sehari-hari, tanpa ragu kami merangsek ke jantung Kota Pahlawan untuk menikmati makan siang yang kami nanti-nantikan.

Adalah Lontong Balap Rajawali yang terletak di wilayah kota tua yang sepertinya jauh lebih rapi tertata ketimbang Jakarta maupun Semarang ataupun Bandung. Jam makan siang telah lewat dan sepertinya seluruh isi restoran hanya dipenuhi rombongan kami.

Perjalanan beberapa jam yang disertai kemacetan dan kerinduan pada lontong balap membuat sebagian dari kami memesan dua piring. Tentunya termasuk saya juga!

Bayangkan sepiring lontong balap yang dipenuhi tauge, tahu, lontong, lenthuk, dan kuah hangat serta diiringi sajian sate kerang yang telah dibumbui kecap sungguh mewarnai siang itu. Setelah makan siang yang super memuaskan ini, waktunya untuk akhirnya bertemu dengan Best Western Papilio Hotel yang terletak di Jalan Ahmad Yani.

Ada banyak keunikan tersendiri dari Best Western yang mewakili kota Surabaya ini. Seolah mengingatkan dengan yang terletak di Cawang, Jakarta – Best Western Papilio Hotel dengan lihai menempatkan diri di pinggir kota Surabaya juga. Terletak tidak jauh dari jalan tol yang menghubungkan dengan bandara dan berhadapan langsung dengan akses jalan utama, ini tentu sangat memudahkan bagi para business traveler yang wa bil khusus tidak ingin berepot-repot bermacet-macetan di dalam kota.

Best Western Papilio Hotel sendiri menempati sebuah gedung bertingkat 35 dengan fasilitas penunjang milik swasta seperti restoran, kedai kopi, serta adanya pemunculan A&W tepat sebelum memasuki lobby.

Tidak terasa hari telah menjelang sore dan kamipun sekeluarga dipertemukan dengan para pejabat teras di hotel yang bertemakan kupu-kupu dalam segala penamaannya ini. Fasilitas MICE di BW Papilio Hotel terbilang lengkap. Selain terdapat ruang meeting berbagai ukuran ternyata dilengkapi juga dengan sarana musholla yang berukuran cukup besar dan nyaman. Selain itu area MICE juga bersebelahan langsung dengan restoran all-day dining yang dinamakan Mariposa. Kita akan bersantap di sini esok harinya.

Namun malam ini, kami diajak berkunjung ke lantai 8 dan menikmati Surabaya di malam hari dengan suasana outdoor, tepat di sebelah kolam renang. Area yang dinamakan Bantimurung Sky Pool ini menjadi ajang menikmati santap malam yang menyenangkan. Selain didukung udara sejuk Surabaya yang hari itu tidak terlalu lembab, BW Papilio Hotel juga mengerahkan segenap lini masakan terbaiknya!

Beberapa jenis salad digelar sebagai menu pembuka, namun malam yang istimewa itu seolah mengarahkan saya langsung ke bagian grilling untuk menikmati sajian Surf & Turf. Dimulai dari sosis, seafood, dan dikombinasikan dengan steak. Terakhir, beragam pilihan kue dan dessert telah menanti. Secara keseluruhan, BW Papilio Hotel memiliki pilihan dan kualitas santapan yang sangat layak dicoba!

Malam kini telah menyapa dan seolah memberikan pilihan. Apakah kita akan kembali ke kamar untuk beristirahat dan melewatkan malam ini dengan sunyi, ataukah bergabung dengan teman-teman untuk menyusuri jalanan kota Surabaya hingga menuju Jembatan Suramadu?

Sebuah tantangan yang tanpa berpikir lama langsung kami sanggupi. Tak lama mobil hotel menanti dan sang driver mengajak kami menembus kota besar ini menuju pesisir utaranya untuk mencapai jembatan legendaris ini.

Surabaya yang berangsur semakin modern kini memiliki beberapa pilihan shopping mall baru dan tentunya semakin banyak coffee shop kekinian. Setelah menempuh lebih dari setengah jam perjalanan, akhirnya tiba jugalah kita di mulut Jembatan Suramadu.

Yang warga umumnya lakukan di sini adalah menikmati sinar-sinar lampu dari jembatan raksasa ini, air lautan yang tenang menghanyutkan, dan secangkir kopi serta gorengan sambil duduk-duduk di tepian. Tidak lama, kami kembali ke hotel untuk beristirahat.

Setelah beristirahat malam dengan nyaman, acara pagi diisi dengan yoga dan kembali saya memilih untuk langsung bersantap di Mariposa. Pilihan makanan ternyata sangat beragam dan cukup untuk membuat saya betah berkeliling mencoba yang berbeda.

Jelang siang, kami berdarmawisata kembali masuk ke kota tua untuk mengunjungi House of Sampoerna, sebuah tempat bersejarah dimana sang pendiri Sampoerna pertama mendirikan pabriknya. Kini tempatnya yang bergaya klasik Belanda telah disulap menjadi sebuah museum keren yang menampilkan rekam jejak perusahaan ini dari titik nol hingga terakhir dijual kepada sebuah perusahaan multinasional.

Sebelum kami kembali ke hotel untuk bersiap-siap beranjak menuju Jakarta sore harinya, tidak lupa tentunya saya dan Mas @burhanabe membeli banyak oleh-oleh dan bersantap siang nasi bebek Sinjay, yang salah satu cabangnya terletak sangat dekat dengan hotel. Kini tidak perlu kita berkelana sejauh Pulau Madura – namun bila berkesempatan, tentulah tetap wajib hukumnya.

Seakan belum puas, kamipun tetap melanjutkan kudapan siang kami di Mariposa sebelum akhirnya berpisah sejenak untuk kelak bertemu kembali dengan teman-teman blogger dan segenap kru Best Western OJ Hotel, Malang beserta tentunya sang tuan rumah dari Best Western Papilio Hotel.

Selamat tinggal Surabaya. Kami akan pergi untuk kembali lagi kelak!


BEST WESTERN PAPILIO HOTEL | Jalan Ahmad Yani no. 176 – 178, Surabaya | +62 31 9904 3000 | www.bwpapilio.com

Advertisements

Double Cheesy Bites & Pepperoni Jalapeño Pizza – Dua Keseruan Baru dari PHD!

Kembali ada yang baru dari PHD di awal tahun 2017 ini!

Akrab bertahun-tahun dengan berbagai sajian pizza klasiknya serta pinggirannya yang beraneka ragam, PHD masih saja memanjakan kita dengan banyak pilihan baru setiap musimnya. Kali ini PHD tidak sungkan-sungkan langsung mengenalkan dua hal baru untuk para penggemarnya!

Penampilan menggoda Double Cheesy Bites

Langsung menuju yang pertama adalah Double Cheesy Bites. Crust yang satu ini memadukan dua rasa nikmatnya sosis ayam dengan keju mozzarella. Tidak cukup sampai di situ; PHD juga memperkenalkan nacho cheese dip yang rupa-rupanya cocok banget dengan pinggiran teranyar yang satu ini.

Oh that nacho cheese dip!

Jadi bayangin deh dua rasa sosis dan keju dalam tiap gigitannya saling melengkapi satu sama lain. Terlebih ketika dicelupkan ke dalam nacho cheese dip yang gurih gurih gurih nikmat!

Heits, jangan terbawa senang di sana dulu karena PHD punya satu kejutan lagi untuk kita semua.

Adalah Pepperoni Jalapeño yang kini menjadi topping pizza terbaru dari PHD. Sebagai penggemar Meat Lovers sejak jaman baheula; inovasi pizza bertopping daging selalu membuat saya penasaran. Uniknya, semakin dalam eksplorasi rasa yang bisa kita dapatkan meski dengan topping yang terlihat sederhana.

Look at ’em pepperoni! It’s the Pepperoni Jalapeño Pizza!

Meski berbekal dua topping saja, PHD tidak segan menutup setiap jengkal pizzanya dengan banyak pepperoni dan cabe jalapeño yang pedas nan segar diantaranya. Sebagai topping klasik, pepperoni ketika tersaji panas terasa lembut sekaligus juicy. Ketika tersaji banyak, surely you are in heaven!

Menyempatkan mencoba perpaduan antara pinggiran baru dengan pizza jenis teranyar ini adalah petualangan tersendiri yang tidak boleh dilewatkan!

Tersedia dalam ukuran reguler dan jumbo, Pepperoni Jalapeño juga bisa dipadukan dengan pinggiran original, stuffed crust, ataupun sausage crust. Dimulai dari harga IDR 78,000 untuk pizzanya dan dengan tambahan Double Cheesy Bites di harga IDR 98,000.

Pastinya gak ada alasan untuk PHD datang telat dengan pizzanya yang panas mengepul dalam 30 menit ke rumah kamu. Telat sedikit maka kamu akan mendapatkan voucher pizza GRATIS untuk pembelian berikutnya!

So, pastikan makan-makan seru kamu bersama teman-teman dan keluarga akhir minggu ini menjadi lebih asyik!

Finally, the new look of PHD beverages!

Pepperoni Jalapeño dengan Double Cheesy Bites? Double enaknya, double serunya!


PROMO DOUBLE CHEESY BITES [BUY 1, GET 1]

Setiap pembelian pizza dengan pinggiran Double Cheesy Bites akan mendapatkan gratis 1 Original Reguler Meaty.

Promo berlaku dari 20 – 26 Maret 2017


PHD
Halal certified
Delivery and takeaway only. Dine-in only available on selected outlets.

Phone: +62 21 1500 600

Website
Facebook
Twitter
Instagram

Fresh From the Oven: PHD’s BBQ Frankfurter Pizza!

Selalu saja ada kejutan dari PHD! Bertepatan dengan penghujung tahun 2016, PHD kini mengenalkan varian baru yang cocok banget untuk dosis pizza harian kamu serta pastinya untuk acara BBQ party di akhir tahun nanti.

Please welcome BBQ Frankfurter Pizza!

BBQ Frankfurter Pizza 1

Bicara soal panggang memanggang steak dan sosis di akhir tahun, tentunya kehadiran BBQ sauce tidak bisa lepas dari keseruan kumpul bareng dan menikmati acara makan-makannya. Bagaimana tidak, saus tradisional dengan citarasa gurih, manis, dan asam yang menyegarkan ini menjadi fondasi dari varian pizza terbaru PHD kali ini.

Dengan berbagai bubuhan topping lezat seperti sosis, daging cincang, bawang serta cabe jalapeño yang berlapiskan keju; BBQ Frankfurter Pizza dilumuri juga dengan saus tomat serta mustard. Duh, mambayangkannya saja sudah bikin ngiler!

BBQ Frankfurter Pizza 2

Khusus untuk pizza ini; PHD menggunakan sosis khusus yang lebih meaty, lebih berisi, dan memiliki kedalaman rasa yang berbeda dengan sosis lainnya.

Jadi sudah terbayang dong pastinya? Pizza hangat yang dikirim kilat dalam kurun kurang dari 30 menit yang berisikan saus BBQ yang kaya rasa, sosis yang juicy, serta harmoni banyak topping lainnya akan dalam sekejap dinikmati untuk malam minggu bersama keluarga, bersama teman-teman saat menonton pertandingan sepakbola, ataupun dengan rekan-rekan kerja yang butuh ekstra tenaga sebelum lembur.

Eits, tapi tidak hanya itu. Ada satu lagi surprise dari PHD yang tampil kali ini. Yup, tiada lain tiada bukan adalah pinggiran Duo Cheesy yang super lezat! Kali ini setiap potongan pizza pesanan kamu bisa dilengkapi dengan dua crust dengan keju yang berbeda – Cheddar dan Mozzarella!

BBQ Frankfurter Pizza 3

Jadi pastikan kamu membayangkan sekali lagi kombinasi heavenly dari BBQ Frankfurter Pizza dengan Duo Cheesy. Like chocolate, pizza and cheese will definitely bring you happiness!

Tersedia dalam dua ukuran reguler maupun jumbo, BBQ Frankfurter Pizza tetap bisa kamu nikmati dengan original crust, stuffed crust, ataupun sausage crust. Tapi rasanya sayang banget kalo Duo Cheesy kali ini kamu lewatkan. Setelah dicoba, ternyata berpadu banget loh keduanya!

BBQ Frankfurter Pizza 4

Buat kamu yang ingin paket lebih lengkap, PHD menyediakan pilihan paket Mantap yang berisikan regular size BBQ Frankfurter Pizza dengan Duo Cheesy crust serta ditambah Sunny Peach Flatbread yang berlapiskan vla rasa vanilla, keju, serta potongan buah peach serta saus strawberry dan bisa ditambah dengan dua minuman ringan. Paket ini dibanderol dengan harga yang memadai banget, cukup IDR 130,000 saja!

Seperti biasa, PHD gak pernah neko-neko untuk perkara pizza yang tiba lebih dari 30 menit. It’s either delivered under 30 minutes atau #GakPakaiAlasan, kamu akan mendapatkan voucher untuk pizza GRATIS!

Jadi tunggu apa lagi? Dengan segala kelebihan ini, pastikan hari kamu berakhir menyenangkan dengan BBQ Frankfurter Pizza dari PHD!


PHD
Halal certified
Delivery and takeaway only. Dine-in only available on selected outlets.

Phone: +62 21 1500 600

Website
Facebook
Twitter
Instagram

The All New Three Flavors for Meat Lovers from PHD

Tidak cukup dengan Meat Lovers yang selama ini menjadi primadona penggemarnya, PHD kini memperkenalkan variasi Meat Lovers dengan tiga jenis saus dasar berbeda dan pinggiran baru yang tidak kalah serunya!

PHD 1

Siapa sih yang selama ini belum pernah menjamah kenikmatan Meat Lovers dari PHD? Sebagai salah satu menu paling legendaris sejak masa Pizza Hut berdiri pertama kali, kehadiran PHD turut mempopulerkan pizza yang menggiurkan ini.

Sulit untuk tidak mengenali satu loyang pizza hangat yang dipenuhi dedagingan ini. Berbagai macam topping seperti sosis sapi, smoked beef, daging cincang, beef burger, dan keju mozzarella mewarnai keseruan Meat Lovers dengan saus pizza klasiknya.

Nah, inovasi terbaru dari PHD yang baru-baru ini diperkenalkan adalah Meat Lovers dengan tiga pilihan saus dasar baru sebagai opsi pengganti saus tomat tradisionalnya.

PHD 5

Sebut saja tiga base sauce menggiurkan seperti HONEY BBQ yang kental dengan rasa smoky sekaligus asam, gurih, dan manis secara bersamaan – nah, ini adalah favorit saya pribadi!

Selain itu ada juga CHEESY MAYO dengan rasa yang begitu kaya dan tebal, serta yang ketiga adalah SPICY TOMATO – sebuah saus yang begitu terinspirasi kesuksesan pizza kesukaan pribadi saya yaitu Hawaiian Chicken. Saus gurih dengan rasa dominan tomat ini disertai tingkat kepedasan yang membuat saya terus menggali satu loyang Meat Lovers tanpa henti!

PHD 4

Kalau kesulitan harus memilih yang mana, kenapa takut untuk memilih semuanya sekaligus seperti yang saya coba waktu itu? Layaknya berbagai panganan seru lainnya untuk mengisi waktu sambil menonton film, berkumpul keluarga atau ketika terjebak di kantor saat menanti macetnya Jakarta, pasti lebih mantap bila Meat Lovers disantap beramai-ramai!

Rupanya selain ketiga saus dasar ini, PHD tidak ketinggalan mengenalkan kreasi terbarunya yaitu SAUSAGE PASTRY CRUST yang tersedia untuk semua jenis pizza dan semua ukuran!

PHD 2

Pinggiran puff pastry yang berisi sosis ini lalu ditaburi dengan tambahan keju parmesan. Ya, keju parmesan yang selalu menjadi idola saya sejak masa-masa saya bersantap di Pizza Hut dulu kini tampil menggoda. Tidak hanya sebagai penambah warna namun juga sebagai penambah kelezatan sang pizza! Tentunya, tambahan keju parmesan juga dapat dipesan terpisah.

Jadi tunggu apa lagi? Bermalam minggu panjang kali ini bakalan tambah seru dengan kehadiran Meat Lovers – tanda cinta sepanjang masa dari PHD. Nantikan pengiriman gesitnya yang 30 menit dan pastikan akhir pekan kalian pasti menjadi lebih berwarna!

—–

*Harga dimulai dari IDR 75,000 untuk Meat Lovers dan tambahan IDR 20,000 untuk Sausage Pastry Crust ukuran reguler

*Saus yang tersaji terpisah seperti yang terlihat di foto hanya bersifat sebagai penggambaran bentuk saus dasar pizza tersebut

*Saus dasar tidak dapat dipesan secara terpisah ataupun sebagai tambahan

—–

PHD
Halal certified
Delivery and takeaway only. Dine-in only available on selected outlets.

Phone: +62 21 1500 600

Website
Facebook
Twitter
Instagram

The Iconic: Soto Ayam Ambengan Pak Sadi (Asli)

When a restaurant is putting the face of the owner as its public image, it’s only natural think that there’s a notable persona who was or has been contributing immensely for its current stature right now – legendary or not.

At times it might be just a marketing gimmick, as such in the case of nowadays snacks or small businesses. But when we are talking about Soto Ayam Ambengan Pak Sadi – there’s more to it than just a face.

Pak Sadi and his famous soto restaurant are two things inseparable. His establishment is the embodiment of Pak Sadi’s hard work through the ups and downs of his life since the adolescent days more than 50 years ago. Born in the vicinity of the small town of Lamongan, he was already taught to cook the town’s specialty soto and East Javanese’s pride – tahu tek-tek.

Like what happens in many parts this country for years now, the citizens of rural Indonesia have always been attracted to live in big cities. Once arrived, many of them saw their dreams shattered once realizing how tough it is living in a metropolis, but some persevere and made it to the top like Pak Sadi.

If several issues ago we have the story about how Pak Misjaya jumped off the train to seek his fortune in Jakarta with only the clothes he was wearing that day and now that he runs a very successful nasi ulam business, Pak Sadi started it less radically than that thanks to his cooking skill.

But it is not without a lot of hardship.

“There was a time when I was forced to relocate and that people were simply not interested with my food. I don’t know where else to go but I was glad to have a generous friend who asked me to stay at his place and set up my business again there”, reminisces Pak Sadi.

After some time standing on his feet again, he finally started fresh with a humble vendor on Jalan Ambengan. Finally after several years, Pak Sadi had his breakthrough moment of success when he eventually can afford his own house there and the street became known nationwide as a branding name for anyone who want to start their soto Lamongan business.

“Quite some time ago, I tried to get the “Ambengan” name patented but I was denied since I cannot use the name of a public street for my soto. That’s why I put my name and the word asli for the restaurant to differentiate it”, says Pak Sadi.

From his modest beginning at Jalan Ambengan, Pak Sadi has since expanded his empire to several cities all over Indonesia with his strongest bases at Jakarta and Surabaya. “My first ever outlet in Jakarta is here at Jalan Wolter Monginsidi. We moved around for several times but this time I suppose we have become permanent”, shares Pak Sadi.

Now, as a grandfather of eleven, Pak Sadi is enjoying his retirement days and travel between Jakarta and Surabaya a couple of times in a month. He is now delegating the business to his children who are actually making his traditional business more colorful.

“My son Hartono is brimming with ideas. He opens Soto Pak Sadi outlets in shopping malls and expands it beyond the borders I knew back then”, he says. It is no wonder now that we can now find more traditional street food at Pak Sadi’s Wolter Monginsidi outlet. It was all because of his children’s initiatives.

Pak Sadi himself is true to his words when he’s talking about his soto recipe. In his restaurant, you will find yourself facing a generous serving of soto ayam Lamongan with complete offering from ayam kampung, half of hard-boiled egg, vermicelli, and optionally with a lot of koya made from real prawn crackers.

Indeed, there’s more to it than just Pak Sadi’s face on the billboards or the plates used at his restaurants. Pak Sadi started it seriously and now his restaurant is known as the true name behind any soto Ambengan you can see around – on par with other top soto from all over Indonesia.

That alone is already a huge contribution of this country’s massive culinary legacy and his heritage continues still thanks to a great family teamwork, very much likely until far in the future.

—–

SOTO AYAM AMBENGAN PAK SADI (ASLI)
Halal-friendly
Some dishes are suitable for vegetarians

Address:
Jalan Wolter Monginsidi no. 28, Jakarta – Indonesia
Opens at other places as well in Jakarta & Surabaya

T: +62.21.7279.3057

—–

—–

Featured in THE FOODIE MAGAZINE Oct 2015 edition

Download it for free here via SCOOP!