Category Archives: Events

Asia’s 50 Best Restaurants to be Held in Macao in 2017 and 2018

Asia’s 50 Best Restaurants, sponsored by S.Pellegrino & Acqua Panna, has announced that Macao will host the 2018 and 2019 editions of its prestigious awards.

On Tuesday 27th March 2018, the region’s most respected chefs and influential restaurateurs, together with leading industry figures and international media, will gather at Wynn Palace Cotai for the announcement of the Asia’s 50 Best Restaurants 2018 list and special awards.

The new destination for the 2018 and 2019 awards ceremonies was announced at a media conference hosted by Asia’s 50 Best Restaurants and the Macao Government Tourism Office at Wynn Palace, which was followed by a celebratory lunch at Andrea’s restaurant. Attendees included local restaurateurs, industry VIPs and media as well as regional chefs, including Richard Ekkebus, Shinobu Namae and May Chow. 

The organisers of Asia’s 50 Best Restaurants have chosen to bring this best-in-class gourmet platform to Macao in order to showcase its fast-expanding gastronomic portfolio, as well as celebrate outstanding talent from across Asia.

William Drew, Group Editor of Asia’s 50 Best Restaurants, says: “After three years in Singapore and two in Bangkok, we are thrilled to announce Macao will be the host destination for the sixth and seventh editions of Asia’s 50 Best Restaurants, sponsored by S.Pellegrino & Acqua Panna. Macao’s rich history is reflected in the diverse food culture and vibrant restaurant scene.”


Credit: catchonco.com

Advertisements

Eid Mubarak 1438 H!

The Gastronomy Aficionado wishes you and your family a very warm Eid Mubarak and a very happy holiday!

Taqabbalallahu minna wa minkum,

 

Rian Farisa

Podomoro University Gelar Event “Pesona Pedas Nusantara”

Podomoro University kembali menyelenggarakan event tahunan persembahan dari mahasiswa Hotel Business Program angkatan 2015 (HBP 2015) bertajuk “Pesona Pedas Nusantara”.

Dengan tema “Mengenal Lebih Dekat Cita Rasa Sambal Indonesia”, kegiatan ini diselenggarakan pada hari Jumat 16 Juni 2017 dan bertempat di kampus Podomoro University, Jakarta. Acara serupa akan diadakan setiap tahunnya dengan tema yang berbeda.

Cita rasa pedas sambal merupakan salah satu warisan budaya Indonesia, yang mana pada umumnya masakan Indonesia menggunakan cabai sebagai salah satu bahan terpenting dalam beragam masakannya.

Melalui event ini, para mahasiswa mengharapkan agar masyarakat luas semakin mengapresiasi cita rasa sambal Indonesia dan mengangkatnya tidak eksklusif dari sisi rasa saja, namun juga dari sisi seni. Warisan budaya cita rasa pedas ini merupakan salah satu keunggulan dari kuliner tradisional Indonesia.

Pesona Pedas Nusantara memiliki rangkaian acara mulai dari Bazaar, Pameran, Talk Show, dan berbagai kompetisi. Talk show tersebut menghadirkan beberapa narasumber, yaitu: Chef Marco dari restoran Marco Padang Peranakan, Anak Jajan sebagai food blogger dan Togi Panjaitan sebagai food photographer.

Masing-masing narasumber akan membawakan materi seputar demo masak, food photography yang saat ini sedang digandrungi oleh kaum millennials, dan pembahasan dari sisi pecinta kuliner. Selain itu, acara ini juga menggelar Food Bazaar dan pameran aneka sambal Nusantara yang dapat dicicipi secara langsung oleh pengunjung secara gratis. Panitia khusus menyiapkan 25 jenis sambal dan dapat dicoba semua pengunjung.

Kali ini Podomoro University berkolaborasi dengan Samyang dan OPPO dalam mengadakan Kompetisi Masak Kreasi Samyang, Kompetisi Makan Mie Cabai dan Lomba Selfie atau Group untuk semua yang hadir. Diperkirakan sekitar 300 peserta hadir di acara Pesona Pedas Nusantara, terdiri dari pelajar dan mahasiswa, masyarakat sekitar area kampus, serta keluarga besar Podomoro University.

 

Discovering the True Meaning Behind Re.juve’s Excellent “Cold-Pressed Juice”

Melawan rasa kantuk di Sabtu pagi sebetulnya bukan perkara mudah. Tapi akhir pekan waktu itu ada alasan kuat untuk menahan diri tetap terjaga. Belum lama berselang, Re.juve mengajak saya untuk berkunjung ke fasilitas produksinya di Tangerang.

Hey, I’m always up for stuff like this you know – visiting a food production facility! Thanks Re.juve, always consider me joining for stuff like this!

rejuve-4

Tanpa tedeng aling-aling langsung saja saya melesat menuju Sequis Plaza di Bilangan Jendral Sudirman tempat Re.juve berpusat di kota Jakarta ini. Berkumpullah kami semua di situ segala macam insan hipster dari dunia blogger, vlogger, serta Instagrammer dari seantero ibukota.

Setelah disuguhi makan pagi berupa quinoa, salad, serta salmon dan dibekali sebotol cold-pressed juice Re.juve untuk memompa semangat pagi; beranjaklah kami menuju Tangerang dimana pusat produksi terletak. Apparently, pabrik milik Re.juve ini berada satu lokasi bersama pengolahan buah-buahan milik Sunpride yang merupakan sister company mereka.

Perjalanan satu jam di waktu pagi Sabtu yang sendu itu berjalan lancar dan setibanya, langsung saja kami dibagi tiga kelompok yang akan bergiliran melihat proses produksi dari A-Z.

rejuve-2

Melengkapi diri kami dengan mengenakan sepatu boot, jas lab, masker, dan menjalani proses sterilisasi yang cukup ketat; akhirnya kami menyaksikan fasilitas Re.juve yang dijaga dengan suhu rendah dan tingkat higienis yang tinggi.

Pada dasarnya cold-pressed juice adalah satu definisi rumit dan ringkih serta harus memenuhi banyak syarat. Pada Buah-buahan maupun sayuran yang tengah di-jus haruslah terjaga pada suhu rendah serta tidak terjadi oksidasi. Tentunya ini hanya tercapai melalui ruangan yang yang telah dikondisikan serta mesin juicer khusus yang mampu melakukannya secara konsisten.

rejuve-1

Seperti yang kita ketahui, suhu yang sedikit memanas lebih dari semestinya maupun hal-hal lainnya yang tidak terjaga dengan baik malah berpotensi menjadikan bahan-bahan yang tengah di-jus menjadi berkurang nilai nutrisi serta kualitasnya.

Tidak hanya itu, Re.juve yang telah berdiri sejak tahun 2014 ini juga memperlihatkan bagaimana telatennya mereka membersihkan buah-buahan serta sayuran terlebih dahulu sebelum diproses. Misalnya saja beetroot yang harus disikat manual satu per satu agar sisa tanah yang menempel terlepas, pencucian buah-buahan melalui sebuah mesin pencuci khusus yang mengunakan chlorinated water untuk kemudian dibasuh dengan air reverse osmosis serta penjagaan ketat suhu air yang haruslah rendah.

Setelah itu barulah pemrosesan juicing berlangsung yang didasarkan dari resep ketat untuk menghasilkan 20 botol jus per satu batch proses. Di sisi lain bahkan kacang almond yang akan dijadikan susu juga harus menjalani proses penyaringan berkali-kali agar menjadi sangat halus. Lalu menarik jauh ke belakang, tentunya Re.juve khusus menyetok buah-buahan berkualitas agar menghasilkan jus dengan mutu tinggi.

rejuve-3

Melalui kunjungan singkat setengah hari inilah segenap influencer di Jakarta diajak untuk mengerti dari manakah asal minuman lezat milik Re.juve ini. Tentunya itulah sebabnya harga cold-pressed juice tidaklah boleh dihargai murah atau dibandingkan dengan jus buah/sayur pada umumnya mengingat kegiatan produksinya yang selektif dan rumit.

Kami mengakhiri perjalanan hari itu dengan membawa banyak kenang-kenangan dari Re.juve. Ini adalah sebuah era dimana kita mencari secuil rasa sehat dan nikmat yang tidak mudah didapat di tengah hiruk pikuk dan polusi ibu kota. Namun rupanya Re.juve datang dengan sebuah produk yang memiliki nilai tinggi, semangat baru, serta menyenangkan untuk dinikmati.

Kudos Re.juve and thank you for the opportunity!


RE.JUVE
www.rejuve.id


Photography: Re.juve

Asia’s 50 Best Restaurants Announces 2017 Winners

Before an audience of the region’s most celebrated chefs, industry VIPs and international media, the list of Asia’s 50 Best Restaurants 2017, sponsored by S.Pellegrino & Acqua Panna, was announced at an awards ceremony at the W Hotel in Bangkok, Thailand. The 2017 list welcomes 10 new entries, while China, Japan, Singapore and Thailand each count 9 restaurants on the list.

Gaggan in Bangkok claims the No.1 spot for a third consecutive year. Gaggan retains the dual titles of The Best Restaurant in Asia, sponsored by S.Pellegrino & Acqua Panna, and The Best Restaurant in Thailand, sponsored by S.Pellegrino & Acqua Panna. Chef Gaggan Anand is renowned for his creative twists on Indian cuisine, reinventing traditional dishes through contemporary techniques.

Also representing Thailand are familiar favourites Nahm (No.5), Issaya Siamese Club (No.21), Eat Me (No.31) and Bo.Lan (No.19), the latter making a welcome return to the list. 2017 marks the debut of four Bangkok restaurants: Sühring (No.13), The Dining Room at The House on Sathorn (No.36), Le Du (No.37) and L’Atelier de Joël Robuchon Bangkok (No.40).

Individual Country Awards:

Rising one place to No.2, chef André Chiang’s Restaurant André retains the title of The Best Restaurant in Singapore, sponsored by S.Pellegrino & Acqua Panna. Other Singapore entries in the top 20 include Burnt Ends (No.10), Les Amis (No.16) and Waku Ghin (No.20).

Amber (No.3) in Hong Kong is again named The Best Restaurant in China, sponsored by S.Pellegrino & Acqua Panna. The seven Hong Kong restaurants in the 2017 list include longtime favourites, such as Lung King Heen (No.17) and The Chairman (No.47), as well as newcomer Ronin (No.45).

Narisawa (No.6), one of six Tokyo-based entries in the top 20, is named The Best Restaurant in Japan, sponsored by S.Pellegrino & Acqua Panna, for a fifth successive year. Florilège, the 2016 recipient of the One To Watch Award, debuts on the list at No.14.
Maintaining its No.15 ranking, Mingles in Seoul retains the title of The Best Restaurant in Korea while Gallery Vask (No.35) in Manila keeps The Best Restaurant in the Philippines honour.

At No. 30, Indian Accent is awarded The Best Restaurant in India for the third time. The winners’ circle also includes RAW (No.24), winning The Best Restaurant in Taiwan title, Ministry of Crab in Colombo (No.29) securing honours as The Best Restaurant in Sri Lanka.

a50b-2017-1

Other award winners announced include:

Highest New Entry Award, sponsored by Mekhong:
Odette, Singapore

Launched in November 2015, chef-owner Julien Royer’s restaurant at the iconic National Gallery Singapore debuts at No.9, the highest new entry in the history of the list. Serving Asian-inspired modern French cuisine, each dish at Odette is presented with impeccable style and characteristic perfection.

Asia’s Best Pastry Chef:
Kazutoshi Narita, Tokyo

Japanese chef Kazutoshi Narita began his career alongside the ‘Picasso of Pastries’ Pierre Hermé -currently The World’s Best Pastry Chef Award holder – before honing his skills at Joël Robuchon restaurants in New York, Las Vegas and Tokyo. At Esquisse and the recently opened Esquisse Cinq, both in Tokyo, the award-winning pastry specialist combines the delicate artistry of Japanese cuisine with the nuances and creative flair of French pâtisserie.

Chefs’ Choice Award, sponsored by Peroni:
Dave Pynt, Singapore

An apprenticeship at Asador Etxebarri in Spain helped spark Australian-born Dave Pynt’s passion for playing with fire. Since 2013, Pynt has been turning up the heat at Burnt Ends, a gourmet barbecue restaurant in Singapore. Pynt’s mastery of various cooking techniques – from smoking and slow roasting to grilling – has earned him the respect of his regional peers. Burnt Ends debuted on Asia’s 50 Best Restaurants list in 2015 at No.30 and this year Pynt is the recipient of the Chefs’ Choice Award, sponsored by Peroni.

The Art of Hospitality:
Den, Tokyo

Rising 26 places to No.11, Den delights in surprising and entertaining its guests, making it a worthy recipient of the inaugural Art of Hospitality Award in Asia. The approach is playful, personable and inventive, reflecting the personality of Den’s chef-owner, Zaiyu Hasegawa.

Highest Climber Award:
Locavore, Bali

Celebrating Balinese culture and using only sustainably sourced local ingredients, Locavore rises 27 places to No.22, earning the title of The Best Restaurant in Indonesia.

Other award honourees include chef-restaurateur May Chow of Little Bao in Hong Kong and Bangkok, who is named Asia’s Best Female Chef 2017. TocToc in Seoul earns the Miele One To Watch Award for its creative use of seasonal Korean ingredients and refined French-influenced menu. Celebrated Italian chef Umberto Bombana of 8 ½ Otto e Mezzo Bombana is this year’s recipient of the Diners Club® Lifetime Achievement Award.


Source & images: Catch On