Sepiring nasi pindang kudus tersaji di atas piring beralaskan daun pisang.

Street Food: Nasi Pindang Kudus & Soto Sapi Gajahmada, Semarang

Meski tiba di larut malam dan baru beristirahat beberapa jam saja di Rooms Inc. Semarang, semangat tetap menyala-nyala untuk berkuliner pagi harinya. Kali ini, giliran Nasi Pindang Kudus Gajahmada yang jadi tujuannya!

Mengetahui bahwa masih ada beberapa malam yang tersisa untuk nanti mencicipi sarapan penuh, saya memutuskan pagi itu untuk sarapan ringan saja lalu langsung cuss. Satu trik kecil berwisata kuliner di tempat yang baru kamu kunjungi adalah dengan bangun sangat pagi. Beruntung kalau sudah ada ojol di daerah tujuan, maka langsung kita bisa melesat ke setidaknya satu tujuan sarapan yang endul dengan sekejap.

Lokasi Rooms Inc. Semarang super strategis. Saya hanya perlu melangkah sedikit ke jalan raya dan driver ojol langsung menghampiri. Perjalanan hanya menempuh kurang lebih 2 km saja dan sekitar 5-10 menit, lalu tujuan yang dinanti-nanti telah terlihat. Selalu senang ngobrol-ngobrol selagi berkendara dengan ojol, karena kita selalu saja dapat informasi tempat makan baru lainnya. Apalagi kalau ketemu driver ojol yang hangat dengan pendatang yang penasaran dengan kotanya.

Tiba di Nasi Pindang Kudus Gajahmada

Di antara sederetan banyak usaha yang mewarnai Jalan MH Thamrin, kita harus taktis mencari posisi restoran ini. Cukup meriah tampilan depan restoran ini untungnya untuk sampai terlewatkan begitu saja. Beruntung GPS di smartphone sudah akurat dan driver ojol cekatan dalam mengendarai motornya untuk berhenti tepat di tujuan.

Kebiasaan jalan-jalan pagi di akhir pekan selalu membuahkan hasil baik. Tempat makan yang dikunjungi selalu masih sepi dan tidak terkecuali restoran yang satu ini. Penampilannya apik, bersih, dan layaknya restoran makanan tradisional Indonesia. Karyawan lengkap dengan atribut dan seragamnya, mereka sigap melayani, dan suasana yang casual sangat akrab untuk diterima siapapun.

Meski punya menu andalan lainnya berupa soto sapi, saya penasaran untuk mencoba nasi pindang Kudus punya mereka terlebih dahulu. Tersaji hangat di atas piring kecil yang dilapisi daun pisang, penampilannya sungguh menggoda. Menu pendampingnya adalah babat, yang selalu jadi khasnya kota Semarang. Tentu banyak pilihan lainnya juga yang bisa kamu pilih seperti tempe, perkedel, empal, hingga otak.

Tempat penyajiannya berupa pikulan kayu yang konon sudah ada sejak tahun 1980an saat generasi awal usaha ini dahulu berjualan keliling. Tampilannya langsung mengingatkan pada gagrak soto Madura yang khas. Tak lama satu per satu tamu mulai datang dan memesan macam-macam panganan lainnya yang berbeda.

Pengalaman makan nasi pindang Kudus

Sepiring nasi pindang kudus tersaji di atas piring beralaskan daun pisang.
Nasi pindang kudus bisa jadi alternatif sarapan lezat saat di Semarang.

Suap demi suap memasuki mulut dan tak hanya rasa nikmat, tapi ada perasaan nostalgia yang turut menyeruak. Mengapa demikian? Rupanya karena cita rasanya yang sudah sangat akrab dengan selera saya. Sebagai penggemar brongkos, nasi pindang Kudus punya cita rasa yang satu tipe dan menggunakan keluak.

Meski lebih encer, kuah nasi pindang tetap berwarna keruh dan kaya akan rempah – meskipun tentu tidak “selekoh” rasa dari rawon karena perbedaan gayanya. Namun, menarik menemukan fakta bahwa ketiga hidangan ini punya satu karakteristik yang mirip dan tentunya, lezat!

Konsepnya sederhana. Sepiring nasi yang disiram kuah pindang dan hadirnyanya potongan daging sapi dari bagian leher dan rusuk. Jangan khawatir, empuk kok meskipun bukan dari bagian tenderloin. Selain rasa kuahnya yang segar dan berempah, nasi pindang juga punya satu fitur khas lainnya. Apa lagi kalau bukan keberadaan beberapa lembar daun melinjo? Selain bawang goreng, ada tekstur unik dan renyah karena daun ini. Seru kan kalau tahu bahwa melinjo bukan hanya sekadar emping goreng saja, tapi daunnya juga bisa disantap!

Pagi itu Semarang masih terasa sejuk dan hangatnya nasi pindang Kudus seolah memberi semangat baru. Nah, masih ada waktu nih sebelum berkunjung ke Lawang Sewu. Waktunya untuk ngopi dulu deh di Lingkar Coffee & Idea yang tidak jauh dari situ. Tapi itu cerita untuk lain waktu, ya!


NASI PINDANG KUDUS & SOTO SAPI GAJAHMADA

Address:
Jalan Gajahmada no. 98B, Semarang – Jawa Tengah, Indonesia

Opening hours:
Daily, 6am – 10pm


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s