Ana Roš Named as World’s Best Female Chef 2017

Ana Roš of Hiša Franko in Kobarid, Slovenia, has been named The World’s Best Female Chef 2017. She will be presented with the honor at The World’s 50 Best Restaurants awards ceremony at the historic Royal Exhibition Building in Melbourne on April 5th.

ana-ros_5_image-credit-hisa-franko

A self-taught chef, Roš grew up influenced by the cuisines of Slovenia’s neighboring countries – Italy, Hungary, Austria and Croatia. At Hiša Franko, Roš draws inspiration from Slovenia’s culinary heritage and ingredients, adding audacious, surprising twists to traditional dishes.

Housed in an historic 1860 building, Hiša Franko is a family business with Roš working alongside her husband, Valter. Together they present an innovative, inviting dining experience that evokes the warmth and hospitality of a private residence. With Hiša Franko situated in Slovenia’s beautiful Soča Valley only three kilometers from the Italian border, Roš takes full advantage of the location to source ingredients from local producers.

hisa-franko_franko-family-1_image-credit-hisa-franko

A former national ski champion, Roš originally pursued a career in the diplomatic corps. In 2000, however, she and Valter took ownership of Hiša Franko from Valter’s father, prompting Roš to begin her gastronomic journey. While honing her culinary skills, Roš discovered the exceptional quality and diversity of Soča Valley produce. Building on this foundation, Roš developed a sophisticated, seasonal menu that highlights the freshness of local ingredients and introduces gourmands to the traditions of her native cuisine.

Throughout her career, Roš has connected food with philanthropy. The 44-year-old chef has traveled to India to mentor underprivileged girls, taught recovering addicts how to cook and hosts an annual event for local children in her kitchen to demonstrate the simple pleasures of baking bread. Her participation in global culinary events and congresses has raised her profile, further boosted by her featuring in the acclaimed Netflix series, Chef’s Table.

04-ana-ros_revival-of-brodetto_image-credit-suzan-gabrijan

Accepting the prestigious accolade, Roš added: “The award came as a surprise to me. It is a big responsibility to accept this award, especially as a self-taught cook, but the recognition provides an opportunity for people to reassess Slovenia as an interesting gastronomic destination.”

05-ana-ros_trout-and-its-liver-white-asparagus-pink-grapefruit_image-credit-suzan-gabrijan

Roš follows in the footsteps of a series of notable female chefs in holding this prestigious title, including the inimitable Dominique Crenn in 2016, as well as Hélène Darroze (2015), Helena Rizzo (2014), Elena Arzak (2013), Nadia Santini (2012) and Anne-Sophie Pic (2011). The selection of this year’s winner also reflects the broad gastronomic geography of The World’s 50 Best Restaurants brand, shining the spotlight on a chef from a relatively little-known culinary country.


Images credit: Suzan Gabrijan & Hisa Franko

Foodie Gadgets: DIY Lego Vending Machine

Mengingat-ingat masa kecil dahulu, ada beberapa jenis mainan yang sebetulnya selalu jadi idola. Salah satunya adalah mesin kasir dengan uang plastik berbentuk kotak yang dipakai untuk berbelanja layaknya berada di supermarket.

Nah jika saja barang-barang di supermarket tersebut bukan sekadar kotak bergambar sayur ataupun daging, tentunya pengalaman berbelanja seolah saya alami sendiri tanpa harus mengikuti sang ibu pergi ke pasar. Di sinilah sepertinya Astonishing Studios hendak memberikan pengalaman seru seperti itu.

Melalui channel Youtube-nya, Astonishing Studios berbagi cara merakit Lego untuk menjadi sebuah vending machine – dimana kita bisa sungguh-sungguh membeli makanan ataupun minuman dengan memasukkan uang ke dalamnya. Mulai dari burger McD, ayam goreng KFC, ataupun Starbucks; Astonishing Studios memperlihatkan bahwa semuanya mungkin.

Tentu saja mungkin bagi kebanyakan orang dewasa ini bisa jadi dianggap sebagai buang-buang waktu saja dan akan lebih cepat melakukannya bila membeli sendiri di counter BK atau McD terdekat. Tapi ada rasa nostalgia ketika kita dulu senang bermain di kala kecil, ataupun sekadar untuk memanjakan anak-anak kita maupun ponakan yang sedang bermain ke rumah.

Ingin tahu lebih lanjut, langsung aja klik video ini!


Video credit: NowThis Future
Image credit: Mike Shouts

Ideas by: Astonishing Studio

Big Mac Now Comes With Different Sizes!

Beberapa inisiatif menarik dilakukan McDonald’s dalam rangka memulihkan jumlah penjualan mereka yang sempat turun beberapa tahun belakangan. Selain menghilangkan citra tampilan kafetaria mereka dan beralih menjadi restoran berteknologi, rupanya dari segi menupun mereka kini semakin sering berinovasi.

Baru-baru ini McDonald’s berinisiatif menciptakan ukuran yang berbeda dari Big Mac yang selama ini menjadi produk legendarisnya. Sejak kelahirannya di tahun 1967; Big Mac yang kita kenal adalah burger yang terdiri dari dua buah beef patty dengan saus spesial, selada, keju, pickles, dan bawang.

Eksperimen kali ini menampilkan dua saudara baru yaitu Mac Jr. yang lebih kecil serta Grand Mac yang lebih besar dari Big Mac yang kita kenal! Menurut McDonald’s, inisiatif ini akan membantu pelanggan untuk menyesuaikan apa yang mereka beli dengan gaya hidup mereka.

Sementara ini kedua ukuran Big Mac yang baru ini hanya akan tampil di outlet-outlet McDonald’s di Amerika Serikat. Tentunya kita akan menantikan sekali kehadirannya di sini. Setidaknya untuk menyaingi Burger King yang sejak lama tampil dengan dua ukuran berbeda. Kita saksikan juga persaingan yang semakin seru ini!


Images credit: McDonald’s

Halal 101: The Ingredient Substitutes – Bourbon & Dry Vermouth

Aplikasi alkohol dalam makanan merupakan hal yang semakin sering terlihat, baik di televisi melalui acara-acara memasak kontemporer maupun di beberapa kebudayaan dengan resep-resep tradisionalnya.

Dua jenis yang sering diaplikasikan adalah bourbon serta vermouth dan tidak terbatas pada pastry saja namun juga di berbagai masakan gurih dan banyak lainnya.

Eat Halal memberikan alternatif yang dapat menggantikannya dengan bahan-bahan yang cukup mudah ditemukan. Berikut adalah daftarnya.


BOURBON

Substitusi:

  • Untuk setiap dua sendok makan bourbon, bisa digantikan dengan 1 hingga 2 sendok teh dari ekstrak vanili. Pastikan bebas alkohol.

DRY VERMOUTH

Substitusi:

  • Untuk setiap 1 sendok makan dari dry vermouth, gunakan 1 sendok makan jus apel

Information credit: Eat Halal

Image is only an illustration of bourbon

Foodie Quotes #70

“I think that food ties us to our community and our traditions, and it’s the thing that makes us feel good and connected.”
– Kathy Freston