Fun Food Facts #9

Fun Food Facts #9:
ECCENTRIC LINGOES OF SINGAPORE’S KOPITIAM CULTURE

NICKNAMES OF DRINKS (UNCLE)

Video credit: the little dröm store

Staycation: Marina Mandarin – Singapore (Meritus Hotels & Resorts)

Berlokasi tepat di jantung Marina Bay City yang kini menjadi bagian paling istimewa dari kota Singapura, Marina Mandarin seakan menjadi bagian yang tak terpisahkan lagi dari semua daya tarik ini. Marina Bay City kini telah dibangun menjadi kota komersil yang canggih dimana berbagai landmark serta obyek wisata bertempat di dalamnya.

Berbelanja atau berwisata kuliner modern dapat dengan mudah dicapai dengan menyeberang menuju Suntec Convention & Exhibition Centre. Terlebih lagi Marina Mandarin telah berintegrasi juga dengan Marina Square Shopping Mall yang mengelilinginya. Tidak jauh dari sini Singapore Flyer, Gardens by the Bay, dan lintasan Singapore Grand Prix F1 dapat dicapai dengan sangat mudah.

Marina Mandarin 4

Kedatangan saya siang itu sungguh berkesan karena arsitektur dari Marina Mandarin sulit ditemukan di hotel-hotel bintang lima lainnya saat ini. Atrium megah yang terbuka menjadikan deret demi deret kamar-kamar hotel yang berlantai 21 ini terlihat jelas dari Lobby yang berlokasi di lantai 4, hingga jauh mengarah ke atas menuju jendela raksasa yang terpapar langsung di bawah langit biru.

Pada lantai ini beserta satu lantai mezzanine di atasnya terdapat berbagai fasilitas restoran berkelas seperti all-day dining AquaMarine yang bersertifikasi halal, Peach Blossoms (Chinese), Tsukiji Sushidai (Japanese), serta Ruth’s Chris Steak House (American) serta berbagai fasilitas hotel lainnya seperti spa serta kolam renang.

Marina Mandarin 2

Tiba di lantai 16, kamar saya untuk dua malam ke depan terletak di ujung koridor dan interiornya terasa cukup kontras dengan feel keseluruhan hotel ini yang berasa kental suasana 1990an. Kamar yang saya tinggali bersama rekan blogger dari Malaysia dalam rangkaian perjalanan wisata Singapura bersama Migme ini terasa nyaman, baru dan modern, terutama berkat desain kamar mandinya.

Beberapa kue khas Cina telah menyambut beserta berbagai buah-buahan. Pada saat itu memang sudah menjelang Imlek sehingga dimanapun saya beranjak, alunan lagu klasik maupun Tiongkok modern terdengar di berbagai penjuru shopping malls di kota ini.

Marina Mandarin 1

Kembali ke bahasan suasana kamar, pemisahan antara area tempat tidur dan kamar mandi adalah kaca tebal yang melebar. Melangkah masuk, saya kontan merasa kerasan. Kamar mandi di Marina Mandarin terasa baru dan tentunya bersih serta lengkap dengan shower dan bath tub terpisah.

Tepat di hadapan twin bed, terdapat meja kerja yang memadai serta tentunya televisi. Yang juga menyenangkan adalah adanya balkon di setiap kamar di hotel ini. Kamar kami berpanorama tepat langsung menuju pergedungan di wilayan Marina Bay City ini. Cantik, namun hati saya awalnya berharap mendapatkan arah menuju lautan lepas, dimana akan terlihat jelas juga pemandangan menuju Singapore Flyer dan Marina Bay Sands.

Secara umum, saya merasa puas dengan pengalaman menginap di sini selama dua malam. Ada satu insiden dimana kunci gembok koper saya hilang pada saat berjalan-jalan keliling kota. Beruntung pihak hotel sigap mengirimkan staff-nya untuk membantu memotong gembok saya dan bagian PR-nya sendiri menyarankan saya untuk mencari gembok penggantinya tepat di Marina Square Shopping Mall. Sebuah saran yang langsung saya ikuti dan saya berpuas hati karena mendapat hasil yang diharapkan.

Meskipun secara keseluruhan hotel ini terlihat sudah terasa agak berumur namun pemeliharaannya sangat baik. Namun sayang dikarenakan kegiatan selama di Singapura cukup padat, maka saya tidak berhasil mencoba berbagai fasilitas di sini. Minimal untuk gym dan kolam renang.

Tapi setidaknya saya mencatat kunjungan mengesankan di all-day dining restaurant di hotel ini, AquaMarine, yang nanti akan saya wartakan di artikel lain pada kesempatan berikutnya.

Marina Mandarin 5

Terima kasih Marina Mandarin atas keramahtamahannya. Mudah-mudahan di lain waktu saya bisa berkunjung lagi dan menikmati waktu lebih banyak lagi di hotel ini serta bersantap di berbagai restorannya.

—–

MARINA MANDARIN SINGAPORE

6 Raffles Boulevard, Marina Square, Singapore
T: +65.6845.1000

Website

Dish That I Crave: Pancakes by Kith Cafe

After an unmissable hotel breakfast, there will always be time for brunch. Looking out for the nearest coffee shop from Esplanade, the name Kith Cafe suddenly popped out from my notes and off I went to Dhoby Ghaut.

Kith Cafe 2

Heading out to the surface, it’s fairly easy to reach this place. Just direct yourself across the street to Park Mall and the cafe can found just out of the mall and aside to the taxi lane.

Kith Cafe is a full-fledged cafe dedicated for modern, casual breakfast and up to supper time offerings. From healthy to big breakfast, toast, salad, pizza, and steak; Kith Cafe has it all but watch for the serving time. For instance, the breakfast menu will only be available until 5pm and starters like soup or salad will only start from 11am.

Kith Cafe 1

My option that day went for the pancakes. It is with hope that the pan was probably less used than others because many dishes here contain pork. So I got myself two huge pancakes, mixed berries, a scoop of honey mascarpone, and a really nice and buttery maple syrup.

It’s a refreshing brunch and I ordered a cup of long black as the companion. The price was quite hefty and you can have more affordable breakfast somewhere else. It’s because Singapore has this huge margin between eating in hawkers and casual cafe, unlike in Indonesia. To top that problem, my useless country’s currency is way weaker when compared with Sing dollars. It’s getting tougher to spend for nicer things in this country as Indonesians.

Nonetheless, I enjoyed my brunch so much and it was okay with the coffee. I’d like to try more but too many porkie dorkie stuff here sih, so we’ll see.

—–

KITH CAFE

Address:
Robertson Quay, 7 Rodyk St., Singapore
Park Mall, Singapore
Sentosa Cove, 31 Ocean Way, Singapore

Migme Bloggers Gathering 2015: Destination Singapore!

Sekian tahun tidak mengunjungi Singapura ternyata cukup untuk menumbuhkan rasa rindu. Kali ini saya lebih bersemangat lagi karena kali ini saya berwisata bersama para bloggers berpengaruh dari beberapa negara Asia Tenggara hingga Hong Kong dan Korea Selatan.

Dalam kesempatan ini migme, platform social media dan entertainment kenamaan asal Singapura, bertindak sebagai penyelenggara acara dan bekerja sama dengan berbagai pihak seperti Changi Recommends dan Marina Mandarin Singapore untuk mengajak kami berkeliling di Gardens by the Bay serta Marina Bay Sands.

Satu hal yang menyenangkan dari acara bloggers kali ini adalah keleluasaan waktu yang diberikan. Maka dari ketiga hari kunjungan saya di Singapura, saya memutuskan untuk banyak berkeliling, makan-makan, serta ngopi-ngopi.

Hari Sabtu dikhususkan untuk mengikuti acara yang diselenggarakan migme, namun pada hari Jumat dan Minggu saya sempat berkeliling ke berbagai tempat seperti Ronin, sebuah coffee shop baru yang luar biasa kopi serta sandwich-nya, serta mencicipi beberapa makanan halal di Ramen Ten serta Yellow Submarines.

Selain itu tentu tidak lupa saya menyempatkan mampir memborong Garrett Popcorn serta menikmati makan pagi ala kopitiam di Tong Ah Eating House. Terakhir, saya diajak untuk menikmati sepiring chicken rice dengan porsi berlimpah dan harga murah di kantin karyawan Terminal 2 Bandara Changi. Selebihnya, tentu oleh-oleh dari Mustafa telah dinanti keluarga di rumah.

Kesemuanya telah saya rangkum dalam artikel-artikel berbeda yang saya persembahkan khusus untuk pembaca setia The Gastronomy Aficionado.

Kini saatnya saya bercerita sedikit tentang petualangan saya bersama migme!

Dari Marina Mandarin menuju Gardens by the Bay

Cuaca di Singapura pada kunjungan saya bulan Januari lalu sangat cerah. Cukup kontras rupanya dengan cuaca di Jakarta dan berbagai kekhawatiran pasca hujan. Mengejutkan memang ketika beranjak dari langit Jakarta, cuaca hingga ke kota ini cerah terus dan nyaris langit biru tanpa noda hampir selalu tampil.

Langkah saya tergopoh-gopoh dan keringat bercucuran ketika akhirnya saya berjumpa rekan-rekan blogger lain untuk kali pertamanya saat mereka telah berkumpul bersama para pemuka Marina Mandarin Singapore. Maklum sehari sebelumnya saya banyak bertualang sendirian.

Keputusan untuk brunch terlebih dahulu di Chinatown ternyata berakibat sedikit keterlambatan, namun kebahagiaan terpancar dari wajah-wajah kami yang akan diajak berkeliling fasilitas demi fasilitas yang dimiliki hotel bintang lima ini.

Dua malam saya di hotel ini ternyata pengalamannya cukup memuaskan. Untuk ceritanya telah saya tuliskan di sebuah artikel terpisah. Selesai bersantap siang di restoran kebanggaan hotel ini, AquaMarine, kami menumpang naik bis pariwisata dan berangkat menuju Gardens by the Bay.

Gardens by the Bay 11

Beberapa tahun yang lalu, fasilitas megah ini baru saja dibuka. Menginap di Marina Bay Sands saat itu saya hanya bisa terpesona melihat kemegahannya namun apa daya waktu tidak mencukupi untuk bisa datang menghampiri.

Gardens by the Bay 7

Tiga tahun kemudian kesempatan itu datang. Mendapati Gardens by the Bay yang begitu luas dan bebas dijelajahi dengan biaya minim ini menjadi sebuah kelebihan yang dimiliki kota Singapura. Namun untuk memasuki Flower Dome dan Cloud Forest secara gratis untuk sebuah tiket terusan seharga SGD 28/orang menjadi kesempatan istimewa bagi kami para bloggers untuk tidak dilewatkan begitu saja.

Gardens by the Bay 2 Gardens by the Bay 3 Gardens by the Bay 4 Gardens by the Bay 5 Gardens by the Bay 6

Tema Imlek tengah merajai suasana di Flower Dome. Kami berkunjung dari satu wahana ke wahana lainnya dengan berjalan kaki. Cukup lelah setelah banyak bertualang selama dua hari itu sambil menenteng kamera DSLR kemana-mana. Namun semangat tentu tidak boleh padam.

Di Flower Dome, bebungaan dan vegetasi asli ditempatkan sesuai “iklimnya”. Berbagai macam kaktus terdapat di bagian gurun, namun di sisi lain berbagai bunga yang taksonomi-nya tidak mampu saya ingat, tampil sangat cantik dan memesona para pengunjung taman ini. Para fotografer makro tentu akan sangat berbahagia bermain di sini.

Di berbagai sisi terdapat juga atraksi-atraksi untuk menghibur pengunjung. Misalkan saja saat itu kami sempat dihibur oleh permainan boneka dan kejenakaan dari sang dalang yang mengundang kagum banyak anak kecil. Berbagai pertunjukan lain bisa disaksikan di jam-jam berbeda.

Gardens by the Bay 9 Gardens by the Bay 8

Gardens by the Bay 10

Setibanya kami di Cloud Forest, kami langsung disuguhi cipratan segar dari air terjun buatan setingkat 6 lantai ini. Cloud Dome khusus diciptakan untuk menampilkan suasana hutan yang

Suasana hutan semakin terasa dengan adanya kabut buatan serta kesempatan meniti jembatan yang menurun dari puncak air terjun. Dome raksasa yang dibangun dengan megah ini tidak hanya mampu mengakomodir kenyamanan, namun juga ruang hidup bagi berbagai vegetasi di sini. Pencapaian yang luar biasa.

Sebelum beranjak dari Gardens by the Bay, kami juga menyempatkan berjalan-jalan di atas Skyway yang menghubungkan Supertrees ikonik yang kita kenal betul dari taman raksasa ini. Kota Singapura selepas hujan terlihat sendu, namun udara sejuk serta angin yang berhembus lembut membuat saya bersemangat kembali.

Sands Skypark Observation Deck dan bersantap di Carnivore

Dalam perjalanan yang tidak terlampau jauh ke Marina Bay Sands, ternyata berjalan-jalan di Gardens by the Bay cukup membuat beberapa dari kami jatuh tertidur. Tidak lama tibalah kami dan rupanya bagi saya, Marina Bay Sands seakan tidak banyak berubah. Tetap terasa penuh kehidupan dan seperti baru.

MBS 2015 1

Untuk mencapai Sands SkyPark harga tiket yang resmi dijual sebesar SGD 23/orang dan tentunya kali ini kami berkesempatan gratis melihat Singapura dari ketinggian 57 tingkat!

MBS 2015 4 MBS 2015 3

Gardens by The Bay menjadi terlihat mungil dan rasanya hampir tidak percaya saya sebelumnya berada di sana namun kini sudah sejauh itu jaraknya!

Khusus sore itu, langit Singapura berubah mendung, apalagi setelah hujan cukup deras sempat turun ketika kami tengah berjalan-jalan di dalam kubah Gardens by the Bay yang mewah itu.

Tidak lupa sesi foto wefie menjadi sebuah keharusan! Selanjutnya, kamipun digiring untuk makan malam setelah petualangan seru hari itu. Carnivore yang terletak di lantai dasar MBS menjadi tujuan makan malam kami.

MBS 2015 2

Restoran panggangan berbagai macam daging ini terasa istimewa dan unik penyajiannya, seolah membuat saya berpikir bahwa orang Brazil ternyata cerdas dalam mengolah cita rasa maupun gairah untuk menikmati makanan sampai taraf maksimal. Cerita lengkapnya akan saya bagi pada kesempatan lain.

Menutup hari itu, saya memutuskan untuk kembali ke hotel dan beristirahat. Sudah cukup saya berolahraga jalan kaki, ujar saya dalam hati. Maklum kaki saya tidak terbuat dari baja seperti orang Singapura. 😀

Apalagi rencana saya di esok harinya adalah berkeliling lebih banyak lagi sebelum bertolak menuju airport. Sayang waktu saya sudah hampir habis tapi rasa syukur datang menghampiri.

Terima kasih migme dan teman-teman bloggers! Semoga kita bisa berjalan-jalan bersama lagi di kesempatan lainnya!

—–

Foto-foto keceriaan para bloggers di Singapura. Courtesy of migme.
https://www.facebook.com/media/set/?set=a.10152569847291987.1073741835.132917161986&type=3

—–

Ingin berkesempatan serupa seperti saya? 

Jangan sungkan bergabung dengan migme dan raih kesempatanmu!

  • Untuk mendaftarkan diri, klik di sini.
  • Pertanyaan lebih lanjut bisa diajukan ke >> editorial@mig.me

migme in social media:

  • Facebook: @migmeHQ
  • Twitter: @migmeHQ
  • Instagram: @migmeHQ
  • Google+: +migmeHQ
  • Youtube: migmeHQ
  • Pinterest: migmeHQ

Navigate Singapore and the world easier with Changi Recommends

Ah Singapura. Satu dari berbagai kota tujuan wisata menarik di sekitar Asia Tenggara yang kerap menjadi tujuan berlibur warga Indonesia.

Bagi pengunjung berpengalaman, ada kalanya tujuan menjadi terlalu spesifik setiap waktu. Misalkan saja seorang teman saya yang sengaja berkunjung khusus ketika ada konser musik tertentu, atau rekan saya yang lain menghampiri kota ini untuk sekadar bertandang ke Universal Studio. Sedangkan bagi para pemula, bisa jadi banyak yang belum diketahui dari kota ini.

Terkadang kita lupa bahwasanya Singapura memiliki banyak pesona selain hal-hal tertentu yang kita bisa nikmati. Apalagi kita semua tahu bahwa warga Singapura sendiri begitu bangga dengan kotanya serta pemerintahnya tidak pernah berhenti untuk membangun fasilitas menarik.

Itulah sebabnya sesekali datanglah bermain ke Singapura dengan tujuan untuk menjelajahi kota ke berbagai penjurunya.

Ternyata caranya mudah!

Changi Recommends 1

Changi Recommends dengan berbagai booth-nya yang beroperasi dari jam 7 pagi hingga 10 malam, dan berlokasi di Arrival Hall Terminal 1, 2, dan 3, siap untuk membantu kebutuhan para pendatang di Kota Singa ini.

Dari Jurong Bird Park, Singapore Night Safari, S.E.A Aquarium, hingga Universal Studio dan banyak lagi, Changi Recommends menawarkan berbagai paket yang disesuaikan untuk kebutuhan keluarga atau pasangan dengan harga yang sangat bersaing.

Sebagai tambahan, kebutuhan mendasar dari SIM card, titipan extra luggage, hingga berbagai penawaran tempat menginap di berbagai penjuru dunia dapat diakses dengan mudah melalui layanan spesial dari Changi Recommends.

Namun pada kunjungan terakhir saya ke Singapura, ternyata satu layanan yang sangat menarik dari Changi Recommends adalah tersedianya penyewaan portable wi-fi router yang sangat membantu untuk kebutuhan komunikasi pribadi serta menjaga keeksisan saya di dunia social media The Gastronomy Aficionado!

Changi Recommends 6

Hanya dengan SGD 10 per hari, modem Huawei yang sangat praktis ini ternyata memiliki kecepatan koneksi yang sangat mumpuni hingga 4G, unlimited quota, serta dapat mengkoneksikan hingga 8 devices sekaligus!

Yang cukup Anda lakukan adalah reservasi secara online, jemput router-nya di counter Changi Recommends setibanya di Singapura, nikmati fasiliatasnya, serta pembayaran hanya perlu dilakukan di hari akhir pemakaian sebelum pulang.

Informasi lebih lengkap:
http://www.changirecommends.com/wifi.aspx

Reservasi:
https://www.changirecommends.com/wifi_form.aspx

Salah satu fitur yang menarik dari portable wi-fi router ini juga adalah jangkauannya yang tidak hanya meliputi Singapura saja, namun berbagai negara lain di dunia. Sayangnya saat ini Changi Recommends belum memiliki counter di dalam area Departure untuk mengakomodir pengunjung connecting flights.

Changi Recommends 2

Namun pastinya bila satu waktu saya mampir di Changi dan Changi Recommends telah membuka gerainya di area Departure. Maka dapat dipastikan sebelum melanjutkan perjalanan ke negara lain, saya akan menyewanya!

Thank you for the router, Changi Recommends and see you again Singapore!

—–

CHANGI RECOMMENDS
Website
Hotline: +65.6546.7683

Location: Changi International Airport – Terminal 1, 2, and 3

Changi Recommends 3 Changi Recommends 4 Changi Recommends 5