The Haute Cuisine Experience: Lovely Summer in Lyon (perempuan.com – 2011)

http://www.perempuan.com/lovely-summer-in-lyon/

Jakarta sebagai culinary capital Indonesia belakangan semakin marak dengan keberadaan posh eateries dan berbagai food festivals yang mendatangkan banyak chef dari mancanegara. Termasuk di antaranya adalah para chef yang memiliki restoran dengan predikat bintang dari Michelin.

Kesempatan ini pula yang ditawarkan Mandarin Oriental Jakarta dengan mendatangkan Chef Fabien Lefebvre untuk menunjukkan kebolehannya. Tentunya restoran Lyon dipilih sebagai tempat perhelatan yang hanya berlangsung singkat saja di bulan Juli ini.

Chef Fabien Lefebvre sendiri memiliki reputasi prestisius di Perancis. Selain memiliki restoran dengan predikat bintang satu Michelin sejak 2008, beliau juga dianugerahi The Best Craftsmen in France untuk kategori kuliner pada tahun 2004.

Gelar dalam bentuk bendera Perancis terlihat melingkari leher chef uniform-nya sehingga kian melengkapi pembawaannya yang kalem dan berwibawa.

Tema dari masakan Chef Fabien adalah modern French dengan sentuhan rasa Mediterania dan beliau sendiri menggunakan resep-resep legendaris Octopus, sebuah restoran miliknya yang terletak di Beziers, kota kecil di bagian selatan Perancis yang dekat dengan laut Tengah.

Dimulailah sebuah petualangan musim panas yang terasa langsung di lidah hingga ke hati untuk lunch course a la Chef Fabien. Untuk pembuka Chef Fabien mempersembahkan zucchini yang dijadikan bubur, disajikan dengan wewangian marjoram sebagai fondasi saus yang mengiringi potongan goat cheese yang gurih, irisan truffle yang lezat serta berbagai olahan dari zucchini serta tomat.

Dengan hidangan pembuka ini, Chef Fabien telah mengajarkan sebuah cita rasa baru yang lain dari semisal salad pada umumnya. Dengan rasa ringan, segar, dan begitu orisinil ini lebih dari cukup untuk menggelitik selera makan menuju hidangan pembuka selanjutnya yang tidak kalah berkilaunya.

Itulah marinated gravalax salmon yang dibentuk kotak dan tebal, lain dari biasanya yang tipis. Tidak hanya disajikan unik, rasanyapun segar, kenyal, dan gurih. Bahkan bila disandingkan dengan sashimi sekalipun, kekenyalannya lebih kentara.

Padanannya di hidangan tersebut yaitu semacam marshmallow yang tebal dan chewy namun terbuat dari ketimun dan bunga kol. Sungguh kreasi jempolan yang indah apalagi Chef Fabien menambahkan caviar, lettuce, dan sekilas olive oil untuk mempercantik penampilannya.

The Fresh Breeze From Mediterranean Sea

Selanjutnya Chef Fabien memperkenalkan dua hidangan utama. Pertama adalah hidangan dengan tema musim panas di Laut Tengah yaitu fillet ikan black cod panggang dengan saus buah yang dibuat dari jeruk, wortel, dan markisa.

Ikannya sendiri dipanggang sempurna, lembut, namun tidak hancur, bukti dari pemilihan bahan yang prima serta teknik yang sangat baik. Jauhkan perasaan akan adanya rasa amis untuk masakan ini, yang ada justru hanyalah kenikmatan ditambah rasa segar dari sausnya.

Hidangan terakhir adalah sautéed wagyu yang diimbuhi dengan tarragon serta didampingi kentang panggang khas berbentuk tabung, seakan mengingatkan pada putu. Kesukaan saya tentu berada di level medium-well dimana tingkat kematangan sudah terasa, lebih empuk dan jus dari dalam daging-nya sendiri masih banyak.

Hidangannya terlihat sederhana namun justru itulah yang kami butuhkan di tahapan dimana rasa kenyang mulai terasa. Namun demikian wagyu yang dimasak baik serta terlihat menantang itulah yang menggugah kembali selera makan saya.

Penutupnyapun tidak kalah menggoda, yaitu sorbet mangga di atas kue es krim dengan paduan manis dari almond, kurma, kopi, serta jeruk yang dinamai Orient Express.

Kreasi serupa dapat dinikmati untuk waktu makan siang dan malam selama kurun 7-9 Juli 2011. Untuk hidangan 2-courses seharga IDR 580,000++/orang, 3-courses IDR 720,000++/orang, serta 6-courses Degustation menu seharga IDR 1,300,000++/orang. Bagi anda yang sibuk, tersedia pula Business Lunch 3-courses seharga IDR 350,000++/orang.

Meski Jakarta belakangan terasa sejuk, namun musim panas Eropa dengan langit cerah dan padang rumput yang berkibar-kibar karena angin laut seolah menjadi nyata oleh kreasi yang dibawa khusus dari negeri nun jauh di sana oleh seorang Chef yang berpengalaman.

Passion for perfection. Itulah yang saya terang dapat dari pengalaman singkat saya menjajal kualitas seorang Fabien Lefebvre. Hasilnya jelas, senyum tersungging tetap bertahan lama hingga saya meninggalkan Lyon.

Sekilas rasanya Indonesia dan Jakarta adalah bukan sebuah tempat yang terlampau jauh lagi di Timur, namun saya tahu bahwa kelak di sinilah akan culinary capital Asia Tenggara bisa ditahbiskan.

Suatu hal yang sangat mungkin terjadi mengingat Budi Cahyadi, sang F&B Operations Manager Mandarin Oriental berkata, ‘Event seperti ini akan selalu kami adakan mengingat Jakarta sekarang telah tumbuh pesat dengan segala keanekaragaman kulinernya.

Bukan tidak mungkin setelah Hong Kong dan Singapura, justru Jakarta yang akan memiliki restoran dengan Michelin stars’. Dan saya sepenuhnya percaya kelak itulah yang akan terjadi.

By:
Rian Farisa
Vox Populi Syndicate

http://www.perempuan.com/lovely-summer-in-lyon/

Advertisements

4 thoughts on “The Haute Cuisine Experience: Lovely Summer in Lyon (perempuan.com – 2011)”

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s