<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>The Gastronomy Aficionado</title>
	<atom:link href="http://gastronomy-aficionado.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gastronomy-aficionado.com</link>
	<description>The more I eat, the more I criticize. Just let me be severe about it, so they will reflect upon it...</description>
	<lastBuildDate>Sat, 25 Feb 2012 07:47:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='gastronomy-aficionado.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/dbfd363789dc5494a18497fb22511936?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>The Gastronomy Aficionado</title>
		<link>http://gastronomy-aficionado.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://gastronomy-aficionado.com/osd.xml" title="The Gastronomy Aficionado" />
	<atom:link rel='hub' href='http://gastronomy-aficionado.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Food Court Review: Urban Kitchen (Plaza Indonesia)</title>
		<link>http://gastronomy-aficionado.com/2012/02/25/urban-kitchen-plaza-indonesia-hang-out-jakarta-august-2011/</link>
		<comments>http://gastronomy-aficionado.com/2012/02/25/urban-kitchen-plaza-indonesia-hang-out-jakarta-august-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 Feb 2012 04:00:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rian Farisa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Hang Out Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[International]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gastronomy-aficionado.com/?p=2370</guid>
		<description><![CDATA[Urban Kitchen kini hadir di jantung kota Jakarta dan kali ini bertempat di Plaza Indonesia. Menempati lokasi luas di lantai 5 yang sebelumnya dihuni Food Kulture, di sini Urban Kitchen kini mengadaptasi sistem food court terbuka atau tanpa menggunakan kartu masuk yang biasanya digunakan sebagai akumulasi kredit pembelian untuk dibayar kemudian di kasir yang tersentralisasi. &#8230; <a href="http://gastronomy-aficionado.com/2012/02/25/urban-kitchen-plaza-indonesia-hang-out-jakarta-august-2011/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gastronomy-aficionado.com&amp;blog=6571672&amp;post=2370&amp;subd=gastronomyaficionado&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_2995" class="wp-caption aligncenter" style="width: 610px"><a href="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/10/urban-kitchen-pi.jpg"><img class="size-full wp-image-2995" title="Urban Kitchen PI" src="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/10/urban-kitchen-pi.jpg?w=600&#038;h=450" alt="" width="600" height="450" /></a><p class="wp-caption-text">Photo by: anakjajan.wordpress.com</p></div>
<p>Urban Kitchen kini hadir di jantung kota Jakarta dan kali ini bertempat di Plaza Indonesia. Menempati lokasi luas di lantai 5 yang sebelumnya dihuni Food Kulture, di sini Urban Kitchen kini mengadaptasi sistem <em>food court </em>terbuka atau tanpa menggunakan kartu masuk yang biasanya digunakan sebagai akumulasi kredit pembelian untuk dibayar kemudian di kasir yang tersentralisasi. Hal ini meniru kesuksesan sebelumnya di Urban Kitchen Central Park. Yang menggembirakan adalah kali ini Urban Kitchen menggandeng <em>tenants </em>yang lebih dikenal masyarakat pada umumnya serta menyuguhkan harga makanan yang lebih <em>affordable</em>.</p>
<p>Meski menggunakan <em>layout</em> yang sama dengan pendahulunya, kini Urban Kitchen mengangkat tema Jakarta <em>tempo doeloe</em> untuk interiornya. Tema ini dibagi menjadi tiga ruangan besar. Yang pertama adalah tema <em>ngopi </em>sore, ciri khasnya adalah ruangan tersebut dihiasi seolah-olah berada di teras depan rumah beserta sangkar-sangkar burung yang tergantung. Kali ini pemandangannya justru cukup mengesankan, yaitu arah Jalan Thamrin dengan gedung-gedung bertingkatnya.</p>
<p>Pada ruangan kedua berisikan berbagai tempelan berbagai iklan, stiker serta foto-foto <em>jadul </em>yang terkenal pada masanya. Pada masa awal hingga pertengahan abad 20, muncul berbagai kemasan khas iklan yang dirancang dengan gambar-gambar klasik serta kata-kata yang <em>catchy. </em>Pada ruangan inilah Urban Kitchen mencoba menghadirkan kembali suasana nostalgia tersebut.</p>
<p>Terakhir, Urban Kitchen memunculkan suasana pelabuhan dan perkapalan dengan berbagai aksen dan hiasan tali tambang, desain dinding batu bata, serta karung-karung berisi kopi. Mengapa kopi? Selain merupakan salah satu komoditas kebanggaan Indonesia, pada segmen inilah Urban Kitchen secara khusus menggandeng Anomali untuk sebagai ponggawa <em>coffee lounge-</em>nya.</p>
<p>Dalam pemunculannya yang masih terbilang singkat, ternyata konsep baru yang dihadirkan Urban Kitchen mampu untuk menarik banyak pengunjung khususnya dari kalangan eksekutif muda, pegawai kantoran serta tentunya pengunjung mall itu sendiri. Eksklusivitas masih terasa di sini namun dengan berbagai suguhan dari <em>tenants </em>yang familiar dan berbagai jajanan pasar, membuat Urban Kitchen menjadi alternatif menarik dan murah di tengah-tengah kemewahan Plaza Indonesia.</p>
<p>Selain hanya sekedar untuk makan-makan, Urban Kitchen juga berusaha menghadirkan sesuatu yang berbeda seperti <em>bazaar </em>dan<em> live music. </em>Promosinyapun terbilang aktif dan menggunakan media <em>social network </em>seperti Facebook dan Twitter. Jadi buat siapa saja yang ingin berpartisipasi pada acara di Urban Kitchen seperti <em>bazaar </em>hingga menggunakan tempatnya sebagai <em>media gathering </em>dan <em>press conference. All is customizable!</em></p>
<p><em>So, just anticipate </em>berbagai kegiatan menarik yang seru di Urban Kitchen. Sementara ini kita nikmati saja dulu program <em>afternoon high tea </em>atau kudapan ringan yang tentunya bercirikan khas masakan masing-masing <em>tenant-</em>nya serta menjelang Ramadhan, Urban Kitchen juga mempersiapkan tajil gratis untuk pengunjungnya. Sisanya, tentu segudang pilihan makanan lezat untuk dicoba!</p>
<p>&#8212;&#8211;</p>
<p><span style="text-decoration:underline;"><strong><em>URBAN KITCHEN PLAZA INDONESIA</em></strong></span></p>
<p><strong>Address: Plaza Indonesia Lv. 5, Jakarta</strong></p>
<p><strong>RSVP: 021 – 7278 1571</strong></p>
<p><strong>Website: </strong><a href="http://urbankitchen.co.id/">http://urbankitchen.co.id</a></p>
<p><strong>Facebook: </strong><a href="http://www.facebook.com/UrbanKitchenJKT">http://www.facebook.com/UrbanKitchenJKT</a></p>
<p><strong>Twitter: </strong><a href="http://twitter.com/UrbanKitchenJkt">@UrbanKitchenJkt</a></p>
<p>&#8212;&#8211;</p>
<p><em><strong>-Featured in <a title="Hang Out Jakarta" href="http://hangoutjkt.com/" target="_blank">HANG OUT JAKARTA</a> August 2011 edition-</strong></em></p>
<p><strong><em>Photo by <a title="Food Blogger: Anak Jajan" href="http://anakjajan.wordpress.com" target="_blank">anakjajan.wordpress.com</a></em></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gastronomyaficionado.wordpress.com/2370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gastronomyaficionado.wordpress.com/2370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gastronomyaficionado.wordpress.com/2370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gastronomyaficionado.wordpress.com/2370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gastronomyaficionado.wordpress.com/2370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gastronomyaficionado.wordpress.com/2370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gastronomyaficionado.wordpress.com/2370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gastronomyaficionado.wordpress.com/2370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gastronomyaficionado.wordpress.com/2370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gastronomyaficionado.wordpress.com/2370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gastronomyaficionado.wordpress.com/2370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gastronomyaficionado.wordpress.com/2370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gastronomyaficionado.wordpress.com/2370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gastronomyaficionado.wordpress.com/2370/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gastronomy-aficionado.com&amp;blog=6571672&amp;post=2370&amp;subd=gastronomyaficionado&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gastronomy-aficionado.com/2012/02/25/urban-kitchen-plaza-indonesia-hang-out-jakarta-august-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/89e55d2f41c12a21f24634fff0c1b07f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">The Gastronomy Aficionado</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/10/urban-kitchen-pi.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Urban Kitchen PI</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Restaurant Review: Never Been Better</title>
		<link>http://gastronomy-aficionado.com/2012/02/24/never-been-better-hang-out-jakarta-august-2011/</link>
		<comments>http://gastronomy-aficionado.com/2012/02/24/never-been-better-hang-out-jakarta-august-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Feb 2012 04:00:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rian Farisa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Breakfast/Diner]]></category>
		<category><![CDATA[Hang Out Jakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gastronomy-aficionado.com/?p=2309</guid>
		<description><![CDATA[Nowadays, desain interior cafe modern bergaya industrial semakin merajalela dan mampu membuktikan diri dapat membuat nyaman pengunjungnya. Sebut saja KOI Kemang, The Goods Cafe, dan berbagai tempat lainnya. Kembali perasaan sama itulah yang saya alami ketika masuk ke sebuah kafe baru di bilangan Kemang Selatan dengan nama Never Been Better, sebuah nama yang catchy sekaligus ambisius. Seketika saja saya &#8230; <a href="http://gastronomy-aficionado.com/2012/02/24/never-been-better-hang-out-jakarta-august-2011/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gastronomy-aficionado.com&amp;blog=6571672&amp;post=2309&amp;subd=gastronomyaficionado&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_2985" class="wp-caption aligncenter" style="width: 560px"><a href="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/10/never-been-better-interior.jpg"><img class="size-full wp-image-2985" title="Never Been Better - Interior" src="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/10/never-been-better-interior.jpg?w=600" alt=""   /></a><p class="wp-caption-text">Photo by: jenzcorner.net</p></div>
<p><em>Nowadays, desain interior cafe modern bergaya industrial semakin merajalela dan mampu membuktikan diri dapat membuat nyaman pengunjungnya. Sebut saja KOI Kemang, The Goods Cafe, dan berbagai tempat lainnya. Kembali perasaan sama itulah yang saya alami ketika masuk ke sebuah kafe baru di bilangan Kemang Selatan dengan nama Never Been Better, sebuah nama yang catchy sekaligus ambisius.</em></p>
<p>Seketika saja saya teringat sebuah <em>eatery </em>cilik di Bandung dengan nama Q di dekat Universitas Parahyangan. Konsepnya adalah <em>open kitchen </em>yang dikelilingi oleh <em>bar stools </em>layaknya sebuah <em>diner </em>di Amerika Serikat. Desainnya sendiri <em>simple </em>dan menggunakan juga barang-barang <em>reuse </em>seperti kursi yang terbuat dari peti bekas serta berbagai nuansa kayu untuk <em>furniture</em>-nya. Hal yang sama ditemui juga di Never Been Better namun dengan konsep yang lebih matang, modern, <em>elaborated, </em>dan bersifat eksperimental.</p>
<p>Soal harga, terkadang dengan mudah kita terjebak dengan &#8216;<em>stigma</em> negatif&#8217; bahwa rata-rata kafe di Kemang biasanya mahal. Tapi tidak dengan Never Been Better. Selain memang didesain <em>cozy</em> untuk berlama-lama <em>hang out</em> ternyata makanan dan minuman yang disajikan juga sangat <em>affordable. </em>Ragamnya memang tidak terlalu banyak tapi pasti ada saja yang bisa dipilih dari menunya.</p>
<div id="attachment_2987" class="wp-caption aligncenter" style="width: 535px"><a href="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/10/never-been-better-interior-2.jpg"><img class="size-full wp-image-2987" title="Never Been Better - Interior 2" src="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/10/never-been-better-interior-2.jpg?w=600" alt=""   /></a><p class="wp-caption-text">Photo by: jenzcorner.net</p></div>
<p>Mulai dari panganan ringan teman <em>hang out </em>dan <em>wifi </em>seperti Omelette, Sandwich, dan juga selera lokal yaitu Bala-Bala atau lebih dikenal dengan Bakwan di Jakarta serta Tempe Mendoan. Yang langsung saya coba malam itu adalah Never Been Better <em>signature dishes </em>yaitu <em>Pasta Aglio Olio</em> dengan <em>smoked beef </em>dan <em>Chicken Oregano</em> yang konon katanya dibumbui <em>heavily </em>dengan dedaunan tersebut.</p>
<p>Ketika datang, hidangan semacam <em>aglio e olio </em>biasanya menimbulkan kesan kering sehingga kebiasaan meminta <em>olive oil </em>langsung saja diajukan. Hasilnya adalah kekecewaan dan <em>simple </em>saja alasannya, <em>olive oil </em>tidak tersedia untuk pengunjung.</p>
<p>Dari segi rasa ternyata cukup beruntung karena diselamatkan oleh kuantitas keju<em> </em>yang mencukupi serta perimbangan yang baik dari keseluruhan bahannya. Tentu yang saya maksud adalah tidak perlu adanya tambahan saus sambal yang telah menjadi kebiasaan orang Indonesia di berbagai jenis makanan.</p>
<div id="attachment_2988" class="wp-caption aligncenter" style="width: 535px"><a href="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/10/never-been-better-spaghetti-aglio-olio.jpg"><img class="size-full wp-image-2988" title="Never Been Better - Spaghetti Aglio Olio" src="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/10/never-been-better-spaghetti-aglio-olio.jpg?w=600" alt=""   /></a><p class="wp-caption-text">Spaghetti Aglio Olio (Photo by: jenzcorner.net)</p></div>
<p>Untuk Chicken Oregano-nya sendiri ternyata disajikan setelah dipanaskan oleh <em>microwave </em>sehingga suhunya lumayan bisa membakar bibir dan lidah apabila langsung disantap. Ayamnya sendiri seperti ayam bakar yang telah direndam oleh bumbu yang rasanya cukup kuat. Meski dalamnya agak basah dan beberapa bagian kurang meresap rasa gurihnya namun dari segi ukuran ayamnya mampu untuk menyeimbangkan kekurangan di porsi keseluruhannya. Temannya memang hanya sebatas nasi putih dan sayur cabikan seperti di Solaria dan Hoka Hoka Bento dengan saus mayo-nya.</p>
<p>Terlepas dari kekurangannya, penutupnya justru yang lumayan menggembirakan. Itulah <em>Fried Ice Cream </em>yang mendendangkan tema nostalgia. Isiannya adalah <em>strawberry ice cream </em>serta roti gorengnya sendiri dilumuri saus coklat. Dengan harga yang murah dan memuaskan, tentu ini adalah opsi wajib untuk mengunjungi Never Been Better.</p>
<p>Sungguh tempat nyaman yang layak dikunjungi kembali. Mudah-mudahan lain waktu <em>crowd-</em>nya tidak hanya sesepi waktu itu saya datang namun berisi orang-orang kreatif yang sedang berdiskusi tentang karya-karya yang tengah mereka kembangkan karena atmosfirnya terasa cocok untuk itu. <em>Me? I&#8217;ll just bring my notebook and start to write. Coffee please!</em></p>
<p>&#8212;&#8211;</p>
<p><em><strong><span style="text-decoration:underline;">Never Been Better</span></strong></em></p>
<p><em>Rating: **</em></p>
<p><em>Halal-friendly (no halal certification seen)</em></p>
<p><em>Unsuitable for vegetarians</em></p>
<p><strong>Address: </strong>Jl. Kemang Selatan no. 31, Jakarta<strong></strong></p>
<p><strong>RSVP: </strong>021 – 2725 2445</p>
<p><strong>Twitter: </strong><a title="Twitter: Never Been Better" href="http://twitter.com/nevbeenbetter" target="_blank">@nevbeenbetter</a></p>
<p><strong>Opening Hours: </strong>10 am &#8211; 1 am (weekday), 10 am &#8211; 3 am (weekend)</p>
<p><strong>Pricing: </strong>IDR 75,000 &#8211; 100,000 for two</p>
<p><strong>Atmosphere: </strong>A customized industrial interior with recycled furniture and panels fit for teens and architectural geeks.</p>
<p><strong>Ambiance:</strong> Relatively quiet though suitable for hang outs.</p>
<p><strong>S</strong><strong>ervice:</strong> Nothing to complain so far.</p>
<p>&#8212;&#8211;</p>
<p><em><strong>-Featured in <a title="Hang Out Jakarta" href="http://hangoutjkt.com/" target="_blank">HANG OUT JAKARTA</a> August 2011 edition-</strong></em></p>
<p><em><strong>Photos by <a title="Food Blogger/Photographer: JenzCorner" href="http://jenzcorner.net" target="_blank">jenzcorner.net</a></strong></em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gastronomyaficionado.wordpress.com/2309/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gastronomyaficionado.wordpress.com/2309/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gastronomyaficionado.wordpress.com/2309/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gastronomyaficionado.wordpress.com/2309/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gastronomyaficionado.wordpress.com/2309/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gastronomyaficionado.wordpress.com/2309/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gastronomyaficionado.wordpress.com/2309/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gastronomyaficionado.wordpress.com/2309/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gastronomyaficionado.wordpress.com/2309/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gastronomyaficionado.wordpress.com/2309/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gastronomyaficionado.wordpress.com/2309/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gastronomyaficionado.wordpress.com/2309/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gastronomyaficionado.wordpress.com/2309/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gastronomyaficionado.wordpress.com/2309/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gastronomy-aficionado.com&amp;blog=6571672&amp;post=2309&amp;subd=gastronomyaficionado&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gastronomy-aficionado.com/2012/02/24/never-been-better-hang-out-jakarta-august-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/89e55d2f41c12a21f24634fff0c1b07f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">The Gastronomy Aficionado</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/10/never-been-better-interior.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Never Been Better - Interior</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/10/never-been-better-interior-2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Never Been Better - Interior 2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/10/never-been-better-spaghetti-aglio-olio.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Never Been Better - Spaghetti Aglio Olio</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Restaurant Review: Umaku</title>
		<link>http://gastronomy-aficionado.com/2012/02/23/umaku-hang-out-jakarta-dec-2011/</link>
		<comments>http://gastronomy-aficionado.com/2012/02/23/umaku-hang-out-jakarta-dec-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Feb 2012 04:00:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rian Farisa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Hang Out Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Japanese]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gastronomy-aficionado.com/?p=2734</guid>
		<description><![CDATA[Who doesn’t like sushi and sashimi nowadays? Demam yang dahulu dibawa pertama kali oleh Sushi Tei kini tersedia hampir dimana-mana dengan berbagai konsep dan harga yang bermacam-macam. Salah satunya adalah Umaku, pemain lokal yang sukses dengan beberapa cabangnya di berbagai tempat di Jakarta. Ketika demam itu sedang berada di puncaknya, bermunculanlah berbagai gerai sushi dimana-mana. &#8230; <a href="http://gastronomy-aficionado.com/2012/02/23/umaku-hang-out-jakarta-dec-2011/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gastronomy-aficionado.com&amp;blog=6571672&amp;post=2734&amp;subd=gastronomyaficionado&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_2976" class="wp-caption aligncenter" style="width: 540px"><a href="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/11/umaku-assorted-sushi.jpg"><img class="size-full wp-image-2976" title="Umaku - Assorted sushi" src="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/11/umaku-assorted-sushi.jpg?w=600" alt=""   /></a><p class="wp-caption-text">Assorted Sushi (Photo by: jenzcorner.net)</p></div>
<p><em>Who doesn’t like sushi and sashimi nowadays? Demam yang dahulu dibawa pertama kali oleh Sushi Tei kini tersedia hampir dimana-mana dengan berbagai konsep dan harga yang bermacam-macam. Salah satunya adalah Umaku, pemain lokal yang sukses dengan beberapa cabangnya di berbagai tempat di Jakarta.</em></p>
<p>Ketika demam itu sedang berada di puncaknya, bermunculanlah berbagai gerai <em>sushi </em>dimana-mana. Dengan mengandalkan harga murah ketimbang kualitas tetap saja warna-warninya memikat mata siapa saja yang memandang. Pernah saya temukan gerai di mall yang menggunakan air yang mengalir pengganti <em>sushi-go-round </em>yang lazim kita lihat di Kiyadon atau Sushi Tei. Ada pula yang menggunakan mobil box yang dimodifikasi khusus sebagai kedai. Selain itu juga ada juga yang memugar halamannya menjadi sebuah <em>sushi bar</em> bahkan hingga yang menyajikan <em>sushi </em>siap saji di atas beberapa <em>tray</em> besar di pinggir jalan.</p>
<p>Jatuh bangun usaha seperti ini masih sering terjadi hingga detik ini dan salah satu pemain sukses yang saya temui adalah Umaku. Konon sukses membuka beberapa cabang pasca usaha perdananya di Cibubur, saya menjadi tertarik karena Umaku kerap dibicarakan orang karena reputasinya. Selain itu, entah karena memiliki kedekatan tertentu atau tidak, dua cabangnya yang relatif baru tersebut dibuka bersebelahan persis dengan Kopitiam Oey yang terletak di Tebet dan Duren Tiga.</p>
<div id="attachment_2977" class="wp-caption aligncenter" style="width: 540px"><a href="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/11/umaku-japanese-food.jpg"><img class="size-full wp-image-2977" title="Umaku - Various Japanese Dishes" src="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/11/umaku-japanese-food.jpg?w=600" alt=""   /></a><p class="wp-caption-text">Various Japanese Dishes (Photo by: jenzcorner.net)</p></div>
<p>Umaku Tebet terlihat cukup segar dengan <em>space </em>memanjang yang terlihat luas. Meski telah diusahakan agar terasa atmosfir Jepang dengan dinding besar yang beraksen koran-koran Jepang, <em>ambiance </em>lagu Jepang dan satu dua sentuhan lainnya namun tetap kehangatan sebuah <em>izakaya </em>atau restoran asli Jepang masih belum terasa sepenuhnya.</p>
<p>Dari segi harga ternyata masih cukup bersaing dengan Sushi Tei khususnya pada bagian <em>sushi, sashimi </em>dan <em>maki. </em>Tidak hanya berkutat di dunia <em>sushi </em>ternyata banyak juga pilihan lain seperti <em>grills, menrui </em>(mie ala Jepang), <em>yakimeshi </em>(nasi goreng)<em>, </em>dan yang paling seru tentunya adalah <em>set menu!</em></p>
<div id="attachment_2978" class="wp-caption aligncenter" style="width: 535px"><a href="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/11/umaku-unagi-sushi.jpg"><img class="size-full wp-image-2978" title="Umaku - Unagi Sushi" src="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/11/umaku-unagi-sushi.jpg?w=600" alt=""   /></a><p class="wp-caption-text">Unagi Sushi (Photo by: jenzcorner.net)</p></div>
<p>Adalah Jyo Sushi Moriawase yang saya pilih waktu itu dan paketan ini terdiri dari nasi hangat, <em>chawan mushi </em>dan <em>miso shiru. </em>Terlihat warna warni segar ketika disajikan dan terdiri dari <em>shake, maguro, shiromi, tako, </em>dan <em>saba. </em>Sungguh semuanya memberikan kekayaan rasa yang khas dan segar terutama ikan <em>saba (mackerel) </em>yang nikmat dengan tingkat kegurihannya yang unik serta tidak terlalu lazim disediakan sebagai bagian dari <em>set menu. </em>Hanya sayang untuk <em>chawan mushi</em>-nya tidak terlalu berisi dan agak tawar namun justru kebalikannya bagi <em>miso shiru </em>yang agak kelewat asin.</p>
<p>Mungkin yang tersisa hanyalah penyajian menu yang bersifat lebih visual dan indah dilihat yang diharapkan dapat membantu pengunjung yang tidak terbiasa dengan istilah dalam bahasa Jepang. Dengan tambahan satu dua sentuhan yang berbau lebih otentik yang saat ini masih kurang terasa, mungkin tidak lama Umaku akan menjadi pemain lokal yang lebih representatif lagi sebagai duta makanan Jepang di Indonesia.</p>
<p>&#8212;&#8211;</p>
<p><span style="text-decoration:underline;"><strong><em>Umaku</em></strong></span></p>
<p><em>Rating: </em>***</p>
<p><em>Halal-friendly (some dishes may contain mirin)</em></p>
<p><em>Unsuitable for vegetarians</em></p>
<p><strong>Address &amp; RSVP:</strong></p>
<ol start="1">
<li>City Walk Blok CW 1 no. 26, Citra Gran Estate, Cibubur (021 – 843 037 33)</li>
<li>Jl. Tebet Raya no. 141, Jakarta (021 – 837 091 32)</li>
<li>Jl. Duren Tiga Raya no. 32, Jakarta (021 – 791 703 37)</li>
</ol>
<p><strong><strong>Opening Hours:</strong> </strong>Thu-Sun (12 pm – 3 pm, 5 pm – 10 pm), Monday closed</p>
<p><strong>Website: </strong><a href="http://umakuresto.com/">http://umakuresto.com/</a></p>
<p><strong>Facebook:</strong></p>
<ol>
<li><a href="http://www.facebook.com/umaku.tebet">http://www.facebook.com/umaku.tebet</a></li>
<li><a href="http://www.facebook.com/pages/Umaku/">http://www.facebook.com/pages/Umaku/</a></li>
</ol>
<p><strong>Twitter:</strong></p>
<ol>
<li><a href="http://twitter.com/umaku_tebet">@umaku_tebet</a></li>
<li><a href="http://twitter.com/umaku_duren3">@umaku_duren3</a></li>
</ol>
<p><strong>Atmosphere: </strong>An air-conditioned low budget Japanese restaurant with wallpapers full of Japanese newspapers (Tebet).</p>
<p><strong>Ambiance:</strong> All Japanese songs with the cashier singing along!</p>
<p><strong>S</strong><strong>ervice:</strong> Nothing to complain nor acclaim so far.</p>
<p><strong><strong>Pricing: </strong>Around IDR 100,000 for two</strong></p>
<p><strong><em>&#8212;&#8211;</em></strong></p>
<p><em><strong>-Featured in <a title="Hang Out Jakarta" href="http://hangoutjkt.com/food/" target="_blank">HANG OUT JAKARTA</a> December 2011 edition-</strong></em></p>
<p><strong><em>Photos courtesy of <a title="Food Blogger/Photographer: JenzCorner" href="http://jenzcorner.net" target="_blank">jenzcorner.net</a></em></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gastronomyaficionado.wordpress.com/2734/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gastronomyaficionado.wordpress.com/2734/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gastronomyaficionado.wordpress.com/2734/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gastronomyaficionado.wordpress.com/2734/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gastronomyaficionado.wordpress.com/2734/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gastronomyaficionado.wordpress.com/2734/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gastronomyaficionado.wordpress.com/2734/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gastronomyaficionado.wordpress.com/2734/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gastronomyaficionado.wordpress.com/2734/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gastronomyaficionado.wordpress.com/2734/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gastronomyaficionado.wordpress.com/2734/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gastronomyaficionado.wordpress.com/2734/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gastronomyaficionado.wordpress.com/2734/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gastronomyaficionado.wordpress.com/2734/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gastronomy-aficionado.com&amp;blog=6571672&amp;post=2734&amp;subd=gastronomyaficionado&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gastronomy-aficionado.com/2012/02/23/umaku-hang-out-jakarta-dec-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/89e55d2f41c12a21f24634fff0c1b07f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">The Gastronomy Aficionado</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/11/umaku-assorted-sushi.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Umaku - Assorted sushi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/11/umaku-japanese-food.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Umaku - Various Japanese Dishes</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/11/umaku-unagi-sushi.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Umaku - Unagi Sushi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Restaurant Review: Sinou Steak</title>
		<link>http://gastronomy-aficionado.com/2012/02/22/sinou-steak-hang-out-jakarta-feb-2012/</link>
		<comments>http://gastronomy-aficionado.com/2012/02/22/sinou-steak-hang-out-jakarta-feb-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Feb 2012 04:00:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rian Farisa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Hang Out Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Steak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gastronomy-aficionado.com/?p=2804</guid>
		<description><![CDATA[Sinou memang bukan sebuah nama baru. Kita sudah lama mengenalnya sebagai kaffee hausen yang terletak di bilangan Panglima Polim. Di sisi lain tak ayal perkembangan steakhouse lokal sudah menjadi komoditas yang sangat digandrungi oleh semua kalangan. Salah satunya tentu saja ini melahirkan apa yang kini kita lihat sebagai Sinou Steak. Konsepnya bukan sebuah steakhouse dengan harga selangit &#8230; <a href="http://gastronomy-aficionado.com/2012/02/22/sinou-steak-hang-out-jakarta-feb-2012/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gastronomy-aficionado.com&amp;blog=6571672&amp;post=2804&amp;subd=gastronomyaficionado&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Sinou memang bukan sebuah nama baru. Kita sudah lama mengenalnya sebagai </em><em>kaffee hausen</em><em> yang terletak di bilangan Panglima Polim. Di sisi lain tak ayal perkembangan </em><em>steakhouse</em><em> lokal sudah menjadi komoditas yang sangat digandrungi oleh semua kalangan. Salah satunya tentu saja ini melahirkan apa yang kini kita lihat sebagai Sinou Steak.</em></p>
<p>Konsepnya bukan sebuah <em>steakhouse</em> dengan harga selangit dan suasana yang mahal tapi Sinou tetap memperlihatkan konsep klasik dalam sebuah kesederhanaan yang sebetulnya dikuasai oleh daging-daging sapi impor!</p>
<p>Oh betapa cepatnya perkembangan kuliner Indonesia di dekade kedua millennium ketiga ini!</p>
<p>Rasanya baru beberapa tahun sebelumnya <em>our dining scene </em>masih berisi <em>steakhouse impor </em>yang <em>overpriced </em>ataupun <em>steakhouse</em> lokal yang belum banyak beragam kreasinya. Tapi kali ini, seberapa tidak beragam kelihatannya, kita sudah bisa merasakan <em>steak </em>dari berbagai bagian tubuh sapi. Sempat teringat sejak masa hanya tren bagian <em>sirloin, tenderloin, </em>dan <em>T-bone </em>namun kali ini kita sudah bisa merasakan berbagai bagian lain seperti <em>rib eyes, short ribs, rump, </em>dan lain-lain bahkan varian <em>US Beef, Black Angus, </em>hingga<em> Wagyu</em>.</p>
<div id="attachment_2972" class="wp-caption aligncenter" style="width: 570px"><a href="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2012/01/sinou-steak-bolar-blade-steak.jpg"><img class="size-full wp-image-2972" title="Sinou Steak - Bolar Blade Steak" src="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2012/01/sinou-steak-bolar-blade-steak.jpg?w=600" alt=""   /></a><p class="wp-caption-text">Bolar Blade Steak</p></div>
<p>Seperti halnya juga di Sinou Steak, selain suasananya relatif lebih tenang dan nyaman untuk bersantap ternyata ada pilihan daging dari bagian <em>chuck </em>yaitu <em>Wagyu Bolar Blade Steak</em> beserta tetangganya <em>Wagyu Short Ribs Steak</em> yang tanpa basa-basi langsung saja saya pesan. Pendampingnya adalah <em>Sinou Sauce</em> yang konon berbeda dari trio saus yang sudah kita kenal seperti <em>BBQ, mushroom, </em>dan <em>black pepper. </em></p>
<p>Sayang sungguh mengecewakan bahwa pada tengah hari seperti saat itu belum tersedia pilihan <em>mashed potato </em>sebagai <em>sidekick </em>sang daging karena masih dipersiapkan sehingga pilihan <em>French fries </em>biasa menjadi alternatif terakhir.</p>
<div id="attachment_2973" class="wp-caption aligncenter" style="width: 570px"><a href="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2012/01/sinou-steak-short-rib-steak.jpg"><img class="size-full wp-image-2973" title="Sinou Steak - Short Rib Steak" src="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2012/01/sinou-steak-short-rib-steak.jpg?w=600" alt=""   /></a><p class="wp-caption-text">Short Rib Steak</p></div>
<p>Namun untungnya tak ada penyesalan dari apa yang saya pesan! Selain ditemani <em>iced lemon tea </em>berukuran raksasa yang segar, <em>steak </em>yang saya pesan juga terasa nikmat sekali. Masing-masing berukuran 200 gram dan dimulai dari <em>short ribs </em>yang menjadi favorit saya. Semuanya ludes tak bersisa hingga sekeliling tulangnyapun bersih!</p>
<p>Untuk <em>bolar blade steak </em>juga tak kalah serunya. Selain di luar dugaan bahwa bagian <em>chuck </em>biasanya lebih alot, justru daging yang dipesan begitu empuk, kaya rasa, serta cukup <em>juicy. </em>Nyawa kedua tentunya terletak pada <em>Sinou Sauce </em>yang terasa gurih dan <em>creamy </em>serta cocok untuk segala jenis daging.</p>
<p>Sungguh <em>start </em>yang cukup baik telah diperagakan oleh Sinou Steak apalagi secara harga juga masih cukup <em>affordable. </em>Semoga ke depannya beragam promosi, menu baru, dan kemajuan di bagian lain yang lebih positif demi persaingan yang semakin seru dengan <em>steakhouse </em>lain yang tidak kalah serius juga. <em>Keep it up, Sinou!</em></p>
<p>&#8212;&#8211;</p>
<p><span style="text-decoration:underline;"><strong><em>Sinou Steak</em></strong></span></p>
<p><em>Rating: </em>**</p>
<p><em>Halal-friendly (imported beef)</em></p>
<p><em>Unsuitable for vegetarians</em></p>
<p><strong>Address: </strong><strong>Jl. Senopati Raya no. 35</strong></p>
<p><strong>RSVP: </strong><strong>021 – 521 3011</strong></p>
<p><strong>Opening Hours:</strong> 11 am – 11 pm</p>
<p><strong>Email:</strong><strong> </strong><a href="mailto:sinousteak@gmail.com">sinousteak@gmail.com</a></p>
<p><strong>Twitter: </strong><a title="Twitter: Sinou Steak" href="http://twitter.com/sinousteak" target="_blank">@SinouSteak</a><strong></strong></p>
<p><strong>Atmosphere: </strong>Cantina a la Wild Wild West with kitschy toilet.</p>
<p><strong>Ambiance:</strong> TV buzzing all the time.</p>
<p><strong>S</strong><strong>ervice:</strong> Inconsistency may occurs.</p>
<p><strong>Pricing: </strong>Around IDR 150,000 – IDR 200,000 for two</p>
<p>———-</p>
<p><em><strong>-Featured in </strong></em><a title="Hang Out Jakarta: Sinou Steak" href="http://hangoutjkt.com/food/223/Sinou-Steak" target="_blank"><em><strong>HANG OUT JAKARTA</strong></em></a><em><strong> February 2012 edition-</strong></em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gastronomyaficionado.wordpress.com/2804/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gastronomyaficionado.wordpress.com/2804/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gastronomyaficionado.wordpress.com/2804/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gastronomyaficionado.wordpress.com/2804/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gastronomyaficionado.wordpress.com/2804/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gastronomyaficionado.wordpress.com/2804/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gastronomyaficionado.wordpress.com/2804/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gastronomyaficionado.wordpress.com/2804/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gastronomyaficionado.wordpress.com/2804/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gastronomyaficionado.wordpress.com/2804/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gastronomyaficionado.wordpress.com/2804/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gastronomyaficionado.wordpress.com/2804/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gastronomyaficionado.wordpress.com/2804/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gastronomyaficionado.wordpress.com/2804/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gastronomy-aficionado.com&amp;blog=6571672&amp;post=2804&amp;subd=gastronomyaficionado&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gastronomy-aficionado.com/2012/02/22/sinou-steak-hang-out-jakarta-feb-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/89e55d2f41c12a21f24634fff0c1b07f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">The Gastronomy Aficionado</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2012/01/sinou-steak-bolar-blade-steak.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Sinou Steak - Bolar Blade Steak</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2012/01/sinou-steak-short-rib-steak.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Sinou Steak - Short Rib Steak</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Restaurant Review: Nuria&#8217;s Deli</title>
		<link>http://gastronomy-aficionado.com/2012/02/21/nurias-deli-hang-out-jakarta-feb-2012/</link>
		<comments>http://gastronomy-aficionado.com/2012/02/21/nurias-deli-hang-out-jakarta-feb-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Feb 2012 11:00:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rian Farisa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Breakfast/Diner]]></category>
		<category><![CDATA[Dessert]]></category>
		<category><![CDATA[Hang Out Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Japanese]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gastronomy-aficionado.com/?p=2741</guid>
		<description><![CDATA[Bahkan sejak awal saya mengetahui kekuatan Nuria’s Deli adalah pada pastry-nya. Lihat saja pengalaman Nuria Said yang pernah mengecap pendidikan di Perancis. Targetnya adalah tentu, sang pujaan hati, Red Velvet Cupcake. Tapi marilah kita simpan dulu cita-cita itu dan lihat dulu apa yang Nuria’s Deli tawarkan selain kue-kuenya yang terkenal. Nuria’s Deli uniknya buka mulai &#8230; <a href="http://gastronomy-aficionado.com/2012/02/21/nurias-deli-hang-out-jakarta-feb-2012/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gastronomy-aficionado.com&amp;blog=6571672&amp;post=2741&amp;subd=gastronomyaficionado&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/12/nurias-deli.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2967" title="Nuria's Deli" src="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/12/nurias-deli.jpg?w=600" alt=""   /></a></p>
<p><em>Bahkan sejak awal saya mengetahui kekuatan Nuria’s Deli adalah pada </em>pastry-<em>nya. Lihat saja pengalaman Nuria </em><em>Said </em><em>yang pernah mengecap pendidikan di Perancis. Targetnya adalah tentu, sang pujaan hati, </em>Red Velvet Cupcake.</p>
<p>Tapi marilah kita simpan dulu cita-cita itu dan lihat dulu apa yang Nuria’s Deli tawarkan selain kue-kuenya yang terkenal. Nuria’s Deli uniknya buka mulai pukul empat sore dan saat saya berkunjung adalah kurang lebih baru lewat waktu Maghrib, tapi justru yang saya lihat adalah beberapa kue sudah <em>sold out </em>yaitu seperti Mille Feuille, Choux Crumble, Mini Tartlette, serta Nutella Crème Brulee.</p>
<p>Padahal ini adalah sebagian besar dari menu spesialnya dan ini cukup mengecewakan mengetahui bahwa pada jam yang masih terbilang awal ternyata sudah habis dengan cepatnya. Tapi setidaknya kita mulai dulu dari makanan utama lainnya terlebih dahulu.</p>
<p>Untuk itu Nuria’s Deli mencoba berspesialisasi di <em>sushi </em>dan <em>sashimi </em>dengan harga yang sangat <em>affordable. </em>Tanpa berlama-lama, langsung saja pilihan berbagai <em>Sushi Roll</em><em> </em>yang bertemakan <em>fusion </em>sajalah yang tampak jelas menjadi jawara di sana. Meskipun menunya tidak menjelaskan dengan detail tentang apa saja yang dimaksud dengan Titanic, Aichan Roll, atau Philadelphia tapi untung saja para <em>waiter </em>dan <em>waitress </em>bisa menjelaskannya dengan baik.</p>
<p><em>Sushi roll </em>yang datang tersaji agak berantakan dan jelas tidak mengutamakan penampilan visual, setidaknya pilihan Flying Dragon Roll tampil tetap menggoda dengan pilihan bahan-bahannya yang terdiri dari mangga, alpukat, melon, udang serta salmon. Dari segi ukuran tentu lebih kecil tapi dari segi rasa setidaknya masih tetap enak dan unggul dengan berbagai<em> </em>gerai-gerai <em>affordable sushi </em>lainnya.</p>
<p>Untuk makanan Jepang lainnya seperti <em>Donburi </em>(nasi yang dibubuhi pilihan lauk seperti <em>beef teriyaki </em>atau <em>chicken katsu</em>) terbilang lumayan memuaskan meskipun dengan rasa yang tidak segurih apa yang bisa kita dapat dengan harga yang lebih mahal dan jumlah potongan daging yang agak alot dan tidak banyak. Apalagi untuk pilihan <em>Doria/Gratin </em>(<em>baked rice </em>dengan lelehan keju dan krim serta potongan ayam) yang  sayangnya berasa tawar serta terlalu berat untuk dihabiskan.</p>
<p>Maka sebagai pelipur lara, pilihan <em>Macarons</em> atau <em>Cupcakes</em> tersedia di <em>counter </em>untuk dipilih. <em>Red Velvet</em> yang saat ini tengah kondang di segenap usaha bisnis <em>cupcake </em>di Jakarta tampak sebagai pilihan yang bijak. Rasa manis yang seimbang serta <em>cream cheese </em>yang kental sekaligus nikmat sebagai <em>topping-</em>nya yang ditambah taburan warna warni coklat cilik terasa saling melengkapi kenikmatan <em>cupcake </em>tersebut. Pertemuan pertama indra pengecap saya begitu berkesan bahkan hingga titik penghabisan.</p>
<p>Akhirnya saya teryakinkan bahwa Nuria memang berspesialisasi di bidang <em>pastry </em>dengan meyakinkannya dan usahanya untuk merambah meskipun belum bisa tampil meyakinkan tapi patut dipuji. Apalagi ketika kunjungan saya ada pesanan <em>delivery </em>hingga sejauh Kemang. Semoga saja usaha bisnis seperti ini, sebagaimana sederhananya, mampu menyajikan kenikmatan dalam kejujuran yaitu dalam format yang terus berkembang lebih baik dan harga yang tidak memberatkan pembelinya. <em>Good value!</em></p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p><span style="text-decoration:underline;"><strong><em><strong><em>Nuria’s Deli</em></strong></em></strong></span></p>
<p><em>Rating: </em>**</p>
<p><em>Halal-friendly (to be confirmed but some cakes may use rum)</em></p>
<p><em>Unsuitable for vegetarians</em></p>
<p><strong>Address: Jl. Tebet Utara no. 28, Jakarta</strong><strong></strong></p>
<p><strong>RSVP and Delivery: 021 – 8291 546</strong></p>
<p><strong><strong>Opening Hours:</strong> 11 AM – 11 PM (Daily, closed on Monday)</strong></p>
<p><strong>Website: </strong><a href="http://www.nuriaskitchen.com/">http://www.nuriaskitchen.com</a></p>
<p><strong>Facebook: </strong><a href="http://www.facebook.com/pages/Nurias-Kitchen/100683773334899?sk=info">http://www.facebook.com/pages/Nurias-Kitchen/</a></p>
<p><strong>Twitter: </strong><a href="http://twitter.com/nuriasdeli">@NuriasDeli</a></p>
<p><strong>Atmosphere: </strong>No sound system apart from employees playing <em>alay </em>music on their radio or cellphone .</p>
<p><strong>Ambiance:</strong> Oh it&#8217;s so quiet!</p>
<p><strong>S</strong><strong>ervice:</strong> Some hesitation may occurs but helpful nonetheless.</p>
<p><strong>Pricing: </strong>Around IDR 50,000 &#8211; IDR 100,000 for two</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p><em><strong>-Featured in <a title="Hang Out Jakarta: Nuria's Deli" href="http://hangoutjkt.com/food/225/Nurias-Deli" target="_blank">HANG OUT JAKARTA</a> February 2012 edition-</strong></em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gastronomyaficionado.wordpress.com/2741/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gastronomyaficionado.wordpress.com/2741/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gastronomyaficionado.wordpress.com/2741/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gastronomyaficionado.wordpress.com/2741/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gastronomyaficionado.wordpress.com/2741/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gastronomyaficionado.wordpress.com/2741/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gastronomyaficionado.wordpress.com/2741/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gastronomyaficionado.wordpress.com/2741/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gastronomyaficionado.wordpress.com/2741/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gastronomyaficionado.wordpress.com/2741/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gastronomyaficionado.wordpress.com/2741/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gastronomyaficionado.wordpress.com/2741/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gastronomyaficionado.wordpress.com/2741/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gastronomyaficionado.wordpress.com/2741/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gastronomy-aficionado.com&amp;blog=6571672&amp;post=2741&amp;subd=gastronomyaficionado&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gastronomy-aficionado.com/2012/02/21/nurias-deli-hang-out-jakarta-feb-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/89e55d2f41c12a21f24634fff0c1b07f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">The Gastronomy Aficionado</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/12/nurias-deli.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Nuria&#039;s Deli</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Main Feature: Jakarta&#8217;s Best New Openings in 2011</title>
		<link>http://gastronomy-aficionado.com/2012/02/15/jakarta-best-new-opening-2011-hang-out-jakarta-december-2011/</link>
		<comments>http://gastronomy-aficionado.com/2012/02/15/jakarta-best-new-opening-2011-hang-out-jakarta-december-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Feb 2012 04:00:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rian Farisa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Compilation]]></category>
		<category><![CDATA[Hang Out Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Special Report]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gastronomy-aficionado.com/?p=2686</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta is indeed never running short of cool, new places. Therefore, HOJ memilih 10 di antaranya dari sekian banyak pilihan keren untuk tempat nongkrong seru dengan keluarga atau teman-teman kamu. Have fun hanging out there! &#8212;&#8211; Monolog Coffee Berduet dengan saudaranya De Luca di seberangnya yang berspesialisasi Italian, Monolog Coffee membuat trend ngopi menuju ranah &#8230; <a href="http://gastronomy-aficionado.com/2012/02/15/jakarta-best-new-opening-2011-hang-out-jakarta-december-2011/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gastronomy-aficionado.com&amp;blog=6571672&amp;post=2686&amp;subd=gastronomyaficionado&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Jakarta is indeed never running short of cool, new places</em>. <em>Therefore, </em>HOJ memilih 10 di antaranya dari sekian banyak pilihan keren untuk tempat nongkrong seru dengan keluarga atau teman-teman kamu. <em>Have fun hanging out there!</em></p>
<p>&#8212;&#8211;</p>
<p><em></em><strong>Monolog Coffee</strong></p>
<p>Berduet dengan saudaranya De Luca di seberangnya yang berspesialisasi <em>Italian</em>, Monolog Coffee membuat trend <em>ngopi </em>menuju ranah yang lebih elegan, berkelas dan diiringi hidangan <em>big breakfast and most of all, great pastries</em>. <em>It’s cool to hang out here for a cup of Jo!</em></p>
<p><strong>Plaza Senayan CP 101B Palm Gate Entrance, Jl. Asia-Afrika no. 8, Jakarta // 021 – 575 2144 // </strong><a href="http://monolog-coffee.com/"><strong>http://monolog-coffee.com</strong></a><strong> // @MonologCoffee // FB: Monolog-Coffee</strong></p>
<p>&#8212;&#8211;</p>
<p><strong>Liberica Coffee</strong></p>
<p>Berbeda dengan Monolog, Liberica yang datang membawa produk kopi lokal dan siap bersaing dengan berbagai <em>coffee shops </em>lainnya yang berhaluan nasionalis. <em>Not only that, </em>Liberica juga turut serta menjual produk biji kopi lokal. <em>The similar thing with the former? Good coffee and enticing desserts!</em></p>
<p><strong>Pacific Place 4<sup>th</sup> Fl, Unit 4-40 &amp; 41, Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta // 021 – 5797 3375 // </strong><a href="http://libericacoffee.com/"><strong>http://libericacoffee.com</strong></a><strong> // @libericacoffee // FB: Liberica-Coffee</strong></p>
<p>&#8212;&#8211;</p>
<p><strong>Madeleine Bistro/Shelter</strong></p>
<p><em>We have seen sprawling French cuisine establishments all over Jakarta </em>tapi Madeleine Bistro datang menbawa masakan Perancis dengan cara santai, <em>rustic, </em>tapi juga <em>affordable. How about a plate full of sinful Duck Confit over an orange salad or delicious lamb chops with perfect ratatouille? Afterwards, feels like hanging out a bit longer? </em>Shelter <em>is the answer upstairs.</em></p>
<p><strong>Kemang 89, Jl. Kemang Raya no. 89, Jakarta // 021 – 7179 4538 // </strong><a href="http://madeleinebistro.co.id/"><strong>http://madeleinebistro.co.id</strong></a><strong> // @madbistrojkt // @sheltersky // FB: Madeleine-Bistro</strong></p>
<p>&#8212;&#8211;</p>
<p><strong>Michelin Starlights at Lyon, Mandarin Oriental Hotel Jakarta</strong></p>
<p>Lyon memang bukan tempat baru tapi proyek ambisius Mandarin Oriental Jakarta inilah yang anyar. Tahun ini Mandarin Oriental telah sukses mengundang dua <em>chef </em>ternama yaitu Chef Fabien Lefebvre dan Chef Jerome Laurent, yang telah restoran-restorannya telah memperoleh gelar prestisius Michelin Star, untuk memasak di Lyon dalam waktu singkat saja<em>. As for you, anticipate 2012 for another extravagant dine out and a bit of classy hang out there.</em></p>
<p><strong>Mandarin Oriental, Jl. MH Thamrin, Jakarta // 021 – 2993 8888 // </strong><a href="http://mandarinoriental.com/"><strong>http://mandarinoriental.com</strong></a><strong> // @MO_JAKARTA</strong></p>
<p>&#8212;&#8211;</p>
<p><strong>Ocha &amp; Bella</strong></p>
<p>Secantik namanya, Ocha &amp; Bella memang berpenampilan menarik juga. Dengan desain yang <em>stylish </em>dan bagian <em>outdoor-</em>nya yang keren, Ocha &amp; Bella dengan mudah menarik perhatian banyak orang. Temanya adalah menggabungkan <em>izakaya </em>dan <em>ristorante, </em>hasilnya bisa jadi beragam namun yang terenak adalah minuman racikan yang terbuat dari <em>ocha. Give it a try!</em></p>
<p><strong>Jl. KH Wahid Hasyim no. 70, Jakarta // 021 – 3105 7770 // </strong><a href="http://ochaandbella.com/"><strong>http://ochaandbella.com</strong></a><strong> // @Ocha_and_Bella // FB: OchaandBellaJakarta</strong></p>
<p>&#8212;&#8211;</p>
<p><strong>Turkuaz</strong></p>
<p>Turkuaz wakil terbaru dari ranah Asia Kecil dengan sang kapten Sezai Zorlu di Jakarta. Dengan pengalaman panjang sang  <em>chef </em>dan disertai pilihan makanan khas Turki yang berwarna, berbumbu, wangi, dan suasana restoran yang unik, Turkuaz adalah pilihan yang sulit diabaikan apalagi <em>baklava </em>sebagai penutup klasiknya. <em>Luscious!</em></p>
<p><strong>Jl. Gunawarman no. 32, Jakarta // 021 – 7279 5846</strong></p>
<p>&#8212;&#8211;</p>
<p><strong>Magnum Café</strong></p>
<p><em>The place has seen long, queuing crowds and still crowded at times but it’s the ice cream that matters! </em>Dengan sejumlah pilihan makanan yang menarik serta paduan <em>dessert </em>yang menggoda tentu tidak sulit untuk lebih berlama-lama lagi di sini.</p>
<p><strong>Grand Indonesia West Mall Level 5, Jl. MH Thamrin No. 1 // </strong><a href="http://mymagnum.co.id/index.php/page/cafe"><strong>http://mymagnum.co.id/index.php/page/cafe</strong></a><strong>  // @mymagnumID // FB: magnumcafe</strong></p>
<p>&#8212;&#8211;</p>
<p><strong>The Butcher</strong></p>
<p><em>While steakhouses tend to be rustic and good for brief dine in only, </em>The Butcher tampil dengan serta tempat yang nyaman untuk makan santai dan dilengkapi kekayaan saus serta berbagai jenis <em>steak. Not just the entrées </em>tapi justru hidangan pembukanya yang lezat jugalah yang akan membawa senyum untuk semua!</p>
<p><strong>Gandaria City Mall, South Main St. Lobby, Jl. Sultan Iskandar Muda, Jakarta // </strong><a href="http://culinaryconcepts.asia/"><strong>http://culinaryconcepts.asia</strong></a><strong> // 021 – 2900 8038 // @Th_Butcher // FB: TheButcherIndonesia</strong></p>
<p>&#8212;&#8211;</p>
<p><strong>The Goods Cafe</strong></p>
<p><em>What’s better than one stop shopping slash hanging out at the same time? </em>Jawabannya adalah The Goods Dept. dan The Goods Café. <em>What a cool place! And drinks? </em>Cobain saja Baileys Milkshake khas The Goods Café <em>that will keep you glued there.</em><em></em></p>
<p><strong>Plaza Indonesia L4 #14, Jl. MH Thamrin Kav. 28-30, Jakarta // 021 – 2992 3628 // </strong><a href="http://thegoodsdept.com/">http://thegoodsdept.com</a><strong> // @thegoodscafe // FB: The-Goods-Department</strong></p>
<p>&#8212;&#8211;</p>
<p><strong>The 3 House</strong></p>
<p><em>Al fresco dining, cool place to hang out, live music, and most of all, great view? </em>The 3 House adalah jawaban terbaru dari Kuningan Village. Selain itu dengan suasana serba hijau dan dipenuhi tetumbuhan, The 3 House adalah pilihan nyaman bersantai di antara <em>concrete jungle of Jakarta.</em></p>
<p><strong>Jl. Karbela Timur No. 1, Jakarta // 021 – 5290 3131 // </strong><a href="http://kuninganvillage.com/">http://kuninganvillage.com</a><strong> // @KunVill // FB: kuninganvillage</strong></p>
<p>&#8212;&#8211;</p>
<p><em><strong>-Featured in </strong></em><strong><a title="Hang Out Jakarta" href="http://hangoutjkt.com/" target="_blank"><em>HANG OUT JAKARTA</em></a></strong><em><strong> December 2011 edition (unedited)-</strong></em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gastronomyaficionado.wordpress.com/2686/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gastronomyaficionado.wordpress.com/2686/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gastronomyaficionado.wordpress.com/2686/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gastronomyaficionado.wordpress.com/2686/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gastronomyaficionado.wordpress.com/2686/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gastronomyaficionado.wordpress.com/2686/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gastronomyaficionado.wordpress.com/2686/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gastronomyaficionado.wordpress.com/2686/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gastronomyaficionado.wordpress.com/2686/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gastronomyaficionado.wordpress.com/2686/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gastronomyaficionado.wordpress.com/2686/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gastronomyaficionado.wordpress.com/2686/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gastronomyaficionado.wordpress.com/2686/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gastronomyaficionado.wordpress.com/2686/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gastronomy-aficionado.com&amp;blog=6571672&amp;post=2686&amp;subd=gastronomyaficionado&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gastronomy-aficionado.com/2012/02/15/jakarta-best-new-opening-2011-hang-out-jakarta-december-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/89e55d2f41c12a21f24634fff0c1b07f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">The Gastronomy Aficionado</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Main Feature: Valentine&#8217;s Dinner Spots (a la Jakarta&#8217;s Food Enthusiasts)</title>
		<link>http://gastronomy-aficionado.com/2012/02/14/jakarta-valentine-dinner-spots-hang-out-february-2012/</link>
		<comments>http://gastronomy-aficionado.com/2012/02/14/jakarta-valentine-dinner-spots-hang-out-february-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Feb 2012 04:00:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rian Farisa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Compilation]]></category>
		<category><![CDATA[Hang Out Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Special Report]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gastronomy-aficionado.com/?p=2817</guid>
		<description><![CDATA[Looking for a cool place to celebrate your romantic dinner? HOJ menanyakan beberapa food enthusiasts di Jakarta mengenai pendapat-pendapat mereka tentang tempat makan paling romantis di Jakarta. So, here’s the list and some of their story behind their picks. &#8212;&#8211; JAVA BLEU BISTROT Jl. Cikini Raya no. 15 // 021 – 314 4545 Picked by: &#8230; <a href="http://gastronomy-aficionado.com/2012/02/14/jakarta-valentine-dinner-spots-hang-out-february-2012/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gastronomy-aficionado.com&amp;blog=6571672&amp;post=2817&amp;subd=gastronomyaficionado&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Looking for a cool place to celebrate your romantic dinner? </em>HOJ menanyakan beberapa <em>food enthusiasts </em>di Jakarta mengenai pendapat-pendapat mereka tentang tempat makan paling romantis di Jakarta. <em>So, here’s the list and some of their story behind their picks.</em></p>
<p>&#8212;&#8211;</p>
<p><strong>JAVA BLEU BISTROT</strong></p>
<p><strong>Jl. Cikini Raya no. 15 // 021 – 314 4545</strong></p>
<div id="attachment_2933" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2012/02/gastroficionado.jpg"><img class="size-medium wp-image-2933" title="@gastroficionado" src="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2012/02/gastroficionado.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">@gastroficionado</p></div>
<p><em>Picked by: <strong><a title="Twitter: The Gastronomy Aficionado" href="http://twitter.com/gastroficionado" target="_blank">@gastroficionado</a> (food/movie blogger and journalist) –</strong></em></p>
<p><a href="http://gastronomy-aficionado.com/"><strong><em>http://gastronomy-aficionado.com</em></strong></a><strong> // </strong><a href="http://sassyraconteur.wordpress.com/"><strong><em>http://sassyraconteur.wordpress.com</em></strong></a></p>
<p><em>“Hidden and rustic.</em> Java Bleu mungkin bukan sebuah gambaran suasana bergelimang kemewahan tapi justru <em>with its quiet ambiance, this might be what you really need for your romantic dinner. </em>Kalau beruntung bertemu Chef Antoine Audran, nikmati keahilannya dalam meracik masakan Perancis khasnya dalam suasana santai di bangunan era kolonial Belanda dengan masakan seperti <em>escargot, beef entrecote, </em>dan diakhiri oleh <em>coffee and vanilla profiteroles </em>yang lezat.”</p>
<p>&#8212;&#8211;</p>
<p><strong>THE SRIWIJAYA</strong></p>
<p><strong>The Dharmawangsa // Jl. Brawijaya Raya no. 26 // RSVP: 021 – 725 8181</strong></p>
<div id="attachment_2935" class="wp-caption aligncenter" style="width: 217px"><a href="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2012/02/erzast.jpg"><img class="size-medium wp-image-2935" title="@ErzaST" src="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2012/02/erzast.jpg?w=207&#038;h=300" alt="" width="207" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">@ErzaST</p></div>
<p><em>Picked by:<strong> <a title="Twitter: Mr. Erza S.T" href="http://twitter.com/erzast" target="_blank">@ErzaST</a> (senior lifestyle journalist, gourmet aficionado, and opera enthusiast)</strong></em></p>
<p>“Salah satu dari restoran Perancis terbaik di Jakarta dan tentunya tidak ada yang lebih <em>‘aphrodisiac’</em> daripada masakan Perancis. Suasana  The Sriwijaya yang mewah dan juga atmosfirnya yang tenang sangatlah cocok untuk <em>romantic Valentine candle light dinner </em>bersama sang pasangan. <em>Foie gras </em>tetap menjadi pilihan yang paling tepat untuk memulai malam anda di sana”.</p>
<p>&#8212;&#8211;</p>
<p><strong>PEPeNERO CUCINA ITALIANA</strong></p>
<p><strong>Plaza Pondok Indah 2 Blok BA 25-26, Jl Metro Pondok Indah – 021 750 0959 //</strong></p>
<p><strong>The Energy Building, Jl Jend. Sudirman Lot 11A, SCBD – 021 5296 4006 //</strong></p>
<p><strong>Menara Karya, Jl. HR Rasuna Said Block X-5 Kav. 1-2 – 021 5794 4727   </strong></p>
<p><strong>                                                                    </strong></p>
<div id="attachment_2943" class="wp-caption aligncenter" style="width: 235px"><a href="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2012/02/imelb.jpg"><img class="size-medium wp-image-2943" title="@ImelB" src="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2012/02/imelb.jpg?w=225&#038;h=300" alt="" width="225" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">@ImelB</p></div>
<p><em>Picked by:<strong><a title="Twitter: Ms. Mel Budiman" href="http://twitter.com/imelb" target="_blank">@ImelB</a> (food blogger ) – </strong></em><a href="http://melbudiman.tumblr.com/"><strong><em>http://melbudiman.tumblr.com</em></strong></a><em></em></p>
<p>“<em>I just simply love Italian food!</em> Sejauh ini PEPeNERO belum pernah mengecewakan bagi saya. <em>Really in love with the food and the atmosphere</em>”.</p>
<p><em> &#8212;&#8211;</em></p>
<p><em></em><strong>THE EDGE</strong></p>
<p><strong>Kemang Icon by Alila // Jl. Kemang Raya no. 1 // 021 – 719 7989</strong></p>
<div id="attachment_2937" class="wp-caption aligncenter" style="width: 155px"><a href="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2012/02/danieldeka.jpg"><img class="size-medium wp-image-2937" title="@danieldeka" src="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2012/02/danieldeka.jpg?w=145&#038;h=300" alt="" width="145" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">@danieldeka</p></div>
<p><em>Picked by: <strong><a title="Twitter: Mr. Daniel Kauranny" href="http://twitter.com/danieldeka" target="_blank">@danieldeka</a> (food researcher and consultant)</strong></em></p>
<p><em>“Great ambiance and has a rooftop pool, which makes it even more romantic for Valentine dinner”.</em></p>
<p><em> &#8212;&#8211;</em></p>
<p><em></em><strong>INDOCHINE JAKARTA</strong></p>
<p><strong>fX LIFESTYLE X’NTER // JL. Jend. Sudirman – Pintu Satu Senayan // 021 – 300 30 330</strong></p>
<div id="attachment_2938" class="wp-caption aligncenter" style="width: 265px"><a href="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2012/02/ellynatjohnardi.jpg"><img class="size-medium wp-image-2938" title="@ellynatjohnardi" src="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2012/02/ellynatjohnardi.jpg?w=255&#038;h=300" alt="" width="255" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">@ellynatjohnardi</p></div>
<p><em>Picked by: <strong><a title="Twitter: Ms. Ellyna Tjohnardi" href="http://twitter.com/ellynatjohnardi" target="_blank">@ellynatjohnardi</a> (food blogger) – </strong></em><a href="http://culinarybonanza.blogspot.com/"><strong><em>http://culinarybonanza.blogspot.com</em></strong></a></p>
<p>“<em>Make that rooftop dinner watching the sunset at IndoChine, fX”.</em></p>
<p><strong> &#8212;&#8211;</strong></p>
<p><strong></strong><strong>EMILIE – Jl. Senopati No. 39 // 021 – 521 3626</strong></p>
<p><strong></strong><strong>AMUZ – The Energy Building, Jl Jend. Sudirman Lot 11A, SCBD // 021 5296 4006</strong></p>
<div id="attachment_2939" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2012/02/gfgfgl.jpg"><img class="size-medium wp-image-2939" title="@gfgfgl" src="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2012/02/gfgfgl.jpg?w=300&#038;h=300" alt="" width="300" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">@gfgfgl</p></div>
<p><em>Both picked by: <strong><a title="Twitter: Mr. Dino A." href="http://twitter.com/gfgfgl" target="_blank">@gfgfgl</a> (food blogger) – </strong></em><a href="http://goodfoodgoodlife.wordpress.com/"><strong><em>http://goodfoodgoodlife.wordpress.com</em></strong></a><strong><em></em></strong></p>
<p>“Menurut saya, <em>seven course degustation dinner</em> di Emilie atau Amuz sangat cocok untuk malam Valentine yang berkesan”.</p>
<p><em> &#8212;&#8211;</em></p>
<p><em></em><strong>IL MARE</strong></p>
<p><strong>HOTEL MULIA SENAYAN // Jl. Asia Afrika // 021 – 574 7777</strong></p>
<div id="attachment_2940" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2012/02/lolo_appetite.jpg"><img class="size-medium wp-image-2940" title="@lolo_appetite" src="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2012/02/lolo_appetite.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">@lolo_appetite</p></div>
<p><em>Picked by:<strong> <a title="Twitter: @lolo_appetite" href="http://twitter.com/lolo_appetite" target="_blank">@lolo_appetite</a> (food blogger) – </strong></em><a href="http://lolo-appetite.blogspot.com/"><strong><em>http://lolo-appetite.blogspot.com</em></strong></a></p>
<p>“Untuk saya masakan Italia yang disandingkan dengan <em>wine</em> selalu menjadi pilihan tepat di saat Valentine. <em>Il Mare would be lovely for that!</em>”.</p>
<p><em> &#8212;&#8211;</em></p>
<p><em></em><strong>KINARA</strong></p>
<p><strong>Jl. Kemang Raya no. 78B // 021 – 719 2677</strong></p>
<div id="attachment_2936" class="wp-caption aligncenter" style="width: 194px"><a href="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2012/02/anakjajan.jpg"><img class="size-full wp-image-2936" title="@AnakJajan" src="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2012/02/anakjajan.jpg?w=600" alt=""   /></a><p class="wp-caption-text">@AnakJajan</p></div>
<p><em>Picked by: <strong><a title="Twitter: @AnakJajan" href="http://twitter.com/anakjajan" target="_blank">@AnakJajan</a> (food bloggers couple) – </strong></em><a href="http://anakjajan.wordpress.com/"><strong><em>http://anakjajan.wordpress.com</em></strong></a></p>
<p>“Dengan menu <em>authentic Indian and Pakistani</em>, Kinara memiliki tempat yang temaram dengan suasana <em>romantic and intimate</em>. <em>Service</em>-nyapun oke, bahkan pelayannya berinisiatif sendiri menawarkan untuk mengambil foto kita berdua”.</p>
<p><em> &#8212;&#8211;</em></p>
<p><em></em><strong>COLLAGE</strong></p>
<p><strong>PULLMAN JAKARTA CENTRAL PARK // Podomoro City, Jl. Letjen S. Parman Kav. 28 // 021 – 29 20 00 88</strong></p>
<div id="attachment_2942" class="wp-caption aligncenter" style="width: 210px"><a href="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2012/02/burhanabe-3.jpg"><img class="size-medium wp-image-2942" title="@BurhanAbe" src="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2012/02/burhanabe-3.jpg?w=200&#038;h=300" alt="" width="200" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">@BurhanAbe</p></div>
<p><em>Picked by: <strong><a title="Twitter: Mr. Burhan Abe" href="http://twitter.com/burhanabe" target="_blank">@BurhanAbe</a> (senior lifestyle editor and journalist, wine aficionado) – <a href="http://burhanabe.blogspot.com/">http://burhanabe.blogspot.com</a></strong></em></p>
<p>“Bukan hanya makanannya (dan <em>wine</em> tentu saja) yang memenuhi standar kelas satu, tapi <em>hotel upscale</em> (kata lain dari bintang lima) milik Accor ini mempunyai dekor yang unik. Lukisan-lukisan bergaya <em>pop art</em> ala Andy Warhol mewarnai hampir setiap sudut. Patung-patung dan hiasan layaknya seni instalasi juga bertebaran di sana-sini, tidak sekadar fungsional tapi juga artistik, menjadi pemandangan yang menawan mata”.</p>
<p>&#8212;&#8211;</p>
<p><em><strong>-Featured in </strong></em><strong><a title="Hang Out Jakarta" href="http://hangoutjkt.com/" target="_blank"><em>HANG OUT JAKARTA</em></a></strong><em><strong> February 2012 edition (unedited)-</strong></em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gastronomyaficionado.wordpress.com/2817/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gastronomyaficionado.wordpress.com/2817/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gastronomyaficionado.wordpress.com/2817/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gastronomyaficionado.wordpress.com/2817/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gastronomyaficionado.wordpress.com/2817/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gastronomyaficionado.wordpress.com/2817/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gastronomyaficionado.wordpress.com/2817/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gastronomyaficionado.wordpress.com/2817/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gastronomyaficionado.wordpress.com/2817/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gastronomyaficionado.wordpress.com/2817/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gastronomyaficionado.wordpress.com/2817/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gastronomyaficionado.wordpress.com/2817/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gastronomyaficionado.wordpress.com/2817/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gastronomyaficionado.wordpress.com/2817/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gastronomy-aficionado.com&amp;blog=6571672&amp;post=2817&amp;subd=gastronomyaficionado&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gastronomy-aficionado.com/2012/02/14/jakarta-valentine-dinner-spots-hang-out-february-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/89e55d2f41c12a21f24634fff0c1b07f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">The Gastronomy Aficionado</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2012/02/gastroficionado.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">@gastroficionado</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2012/02/erzast.jpg?w=207" medium="image">
			<media:title type="html">@ErzaST</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2012/02/imelb.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">@ImelB</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2012/02/danieldeka.jpg?w=145" medium="image">
			<media:title type="html">@danieldeka</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2012/02/ellynatjohnardi.jpg?w=255" medium="image">
			<media:title type="html">@ellynatjohnardi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2012/02/gfgfgl.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">@gfgfgl</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2012/02/lolo_appetite.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">@lolo_appetite</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2012/02/anakjajan.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">@AnakJajan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2012/02/burhanabe-3.jpg?w=200" medium="image">
			<media:title type="html">@BurhanAbe</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Restaurant Review: The Butcher</title>
		<link>http://gastronomy-aficionado.com/2012/02/12/the-butcher-hang-out-jakarta-dec-2011/</link>
		<comments>http://gastronomy-aficionado.com/2012/02/12/the-butcher-hang-out-jakarta-dec-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Feb 2012 05:00:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rian Farisa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Hang Out Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Steak]]></category>
		<category><![CDATA[Tex-Mex]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gastronomy-aficionado.com/?p=2733</guid>
		<description><![CDATA[Steakhouse fever is all over Jakarta! Setelah pemunculan berbagai steakhouse lokal seperti Abuba yang sempat legendaris beberapa tahun lalu hingga Holycow Steak yang animonya begitu luar biasa, grup yang membesarkan The Apartment kini ikut andil juga membuka steakhouse &#38; deli di Gandaria City Mall dengan nama The Butcher. Meskipun namanya tidak artistik dan mengikuti konsep &#8230; <a href="http://gastronomy-aficionado.com/2012/02/12/the-butcher-hang-out-jakarta-dec-2011/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gastronomy-aficionado.com&amp;blog=6571672&amp;post=2733&amp;subd=gastronomyaficionado&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/11/the-butcher-interior.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2926" title="The Butcher - Interior" src="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/11/the-butcher-interior.jpg?w=600&#038;h=400" alt="" width="600" height="400" /></a></p>
<p><em>Steakhouse fever is all over Jakarta! Setelah pemunculan berbagai steakhouse lokal seperti Abuba yang sempat legendaris beberapa tahun lalu hingga Holycow Steak yang animonya begitu luar biasa, grup yang membesarkan The Apartment kini ikut andil juga membuka steakhouse &amp; deli di Gandaria City Mall dengan nama The Butcher.</em></p>
<p>Meskipun namanya tidak artistik dan mengikuti konsep nama seperti pendahulunya yaitu The Apartment, tapi ternyata nama yang simpel bisa jadi memiliki nilai jual tinggi untuk percepatan popularitas. Suasana di The Butcher diciptakan sedemikian rupa seperti tempat berjualan daging namun tentunya nyaman dan bersih. Untuk menciptakan suasana yang sesuai, dapat terlihat banyak ‘daging’ yang digantung hingga celemek dan sepatu bot layaknya berada di tukang daging.</p>
<p>Sesuai dengan namanya pula The Butcher memang tidak hanya menjadi steakhouse namun juga memang sungguhan berjualan daging. Untuk membedakannya dengan toko daging pada umumnya, The Butcher menggunakan US Wagyu Beef dengan grade 7+ dan tetap juga tersedia daging jenis lainnya. Tentunya ini dimaksudkan agar harganya dapat lebih terjangkau pula.</p>
<div id="attachment_2927" class="wp-caption aligncenter" style="width: 610px"><a href="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/11/meat-sampler-with-7-sauces.jpg"><img class="size-full wp-image-2927" title="The Butcher - Meat Sampler with 7 sauces" src="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/11/meat-sampler-with-7-sauces.jpg?w=600&#038;h=451" alt="" width="600" height="451" /></a><p class="wp-caption-text">Meat Sampler with 7 sauces</p></div>
<div id="attachment_2928" class="wp-caption aligncenter" style="width: 610px"><a href="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/11/nachos-with-us-beef-enchiladas-and-tomato-salsa.jpg"><img class="size-full wp-image-2928" title="The Butcher - Nachos with US Beef Enchiladas and Tomato Salsa" src="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/11/nachos-with-us-beef-enchiladas-and-tomato-salsa.jpg?w=600&#038;h=454" alt="" width="600" height="454" /></a><p class="wp-caption-text">Nachos with US Beef Enchiladas and Tomato Salsa</p></div>
<p>Pilihan menu tersedia cukup beragam. Bagi penggila steak bisa hanya memesan potongan daging <em>striploin, rib eye</em>, dan <em>tenderloin</em> dengan sepaket salad, satu pilihan saus dari berbagai pilihan, and <em>tore yourself between mashed potato, pilaf rice, or French fries</em>. Tentu tidak sulit bagi saya memilih yang terbaik dari The Butcher dan itu adalah <em>Meat Sampler</em> yang terdiri dari empat potongan daging berbeda seberat kurang lebih 60 gram masing-masingnya. Kesemuanya saya pilih untuk dipanggang medium-well dan disajikan bersama tujuh saus yang berbeda.</p>
<p>Pertama yang tidak boleh lupa adalah starter berupa <em>nachos</em> kentang dengan campuran saus cakwe, <em>tomato salsa</em>, dan <em>guacamole</em> digabungkan dengan <em>beef enchiladas</em>. Langsung saja itu menjadi salah satu starter yang paling lezat yang pernah saya nikmati! Perpaduan sausnya begitu nikmat, mulai dari asam gurih saus cakwe, segarnya tomat, nanas, alpukat, hingga saus daging serasa <em>bolognaise</em> yang digabungkan dengan kacang merah. <em>It’s everything in one bowl, simply fantastic!</em></p>
<p><a href="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/11/the-butcher-interior-2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2929" title="The Butcher - Interior 2" src="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/11/the-butcher-interior-2.jpg?w=600&#038;h=400" alt="" width="600" height="400" /></a></p>
<p>Tapi yang salah adalah penyajiannya yang langsung dilanjutkan dengan main dish bahkan sebelum selesai dengan <em>appetizer</em>-nya itu. Sayang hanya <em>rib eye</em> dan <em>short ribs</em> yang justru tampil prima dan bukannya sang <em>tenderloin</em> karena anehnya terlalu alot ketimbang lembut dan juicy. Meskipun demikian empat potong daging ini ternyata begitu hebat ketika disatukan dengan tujuh saus penuh warna seperti <em>black pepper, BBQ, creamy pesto, chimichurri, creamy horseradish, red wine</em> dan <em>mushroom</em>. Beruntung saus-saus yang miraculous itu menutupi semua kekurangan yang ada!</p>
<p><em>My personal favorite sauces? It’s the thick and fresh yet ‘herbish’ chimichurri! And you’d better thank the sauces for everything, The Butcher, because I might be back again for that.</em></p>
<p>&#8212;&#8211;</p>
<p><span style="text-decoration:underline;"><strong><em>The Butcher</em></strong></span></p>
<p><em>Rating: </em>***</p>
<p><em>Halal-friendly (no pork, some sauces using liquor, imported beef, but other alternatives available)</em></p>
<p><em>Unsuitable for vegetarians</em></p>
<p><strong>Address: Gandaria City Mall, Jakarta – South Main Street Lobby</strong></p>
<p><strong>Opening Hours:</strong> Mall opening hours (Daily)</p>
<p><strong>RSVP: 021 – 2900 8038</strong></p>
<p><strong>BB Pin: 21791D71</strong><strong></strong></p>
<p><strong>Email: </strong><a href="mailto:thebutcher@culinaryconcepts.asia">thebutcher@culinaryconcepts.asia</a><strong> </strong><strong></strong></p>
<p><strong>Website: </strong><a href="http://www.culinaryconcepts.asia/thebutcher/">http://www.culinaryconcepts.asia/thebutcher/</a></p>
<p><strong>Facebook: </strong><a href="http://facebook/thebutcherindonesia">TheButcherIndonesia</a></p>
<p><strong>Twitter: </strong><a href="http://twitter.com/Th_Butcher">@Th_Butcher</a></p>
<p><strong>Atmosphere: </strong>A butcher and deli gone clean and comfy.</p>
<p><strong>Ambiance:</strong> Conversational.</p>
<p><strong>S</strong><strong>ervice:</strong> Knowledgeable but might not understand the importance of sequencing appetizer then mains then desserts.</p>
<p><strong>Pricing: </strong>Around IDR 300,000 for two</p>
<p>&#8212;&#8211;</p>
<p><em><strong>-Featured in <a title="Hang Out Jakarta" href="http://hangoutjkt.com/food/" target="_blank">HANG OUT JAKARTA</a> December 2011 edition-</strong></em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gastronomyaficionado.wordpress.com/2733/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gastronomyaficionado.wordpress.com/2733/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gastronomyaficionado.wordpress.com/2733/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gastronomyaficionado.wordpress.com/2733/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gastronomyaficionado.wordpress.com/2733/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gastronomyaficionado.wordpress.com/2733/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gastronomyaficionado.wordpress.com/2733/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gastronomyaficionado.wordpress.com/2733/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gastronomyaficionado.wordpress.com/2733/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gastronomyaficionado.wordpress.com/2733/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gastronomyaficionado.wordpress.com/2733/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gastronomyaficionado.wordpress.com/2733/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gastronomyaficionado.wordpress.com/2733/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gastronomyaficionado.wordpress.com/2733/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gastronomy-aficionado.com&amp;blog=6571672&amp;post=2733&amp;subd=gastronomyaficionado&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gastronomy-aficionado.com/2012/02/12/the-butcher-hang-out-jakarta-dec-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/89e55d2f41c12a21f24634fff0c1b07f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">The Gastronomy Aficionado</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/11/the-butcher-interior.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">The Butcher - Interior</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/11/meat-sampler-with-7-sauces.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">The Butcher - Meat Sampler with 7 sauces</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/11/nachos-with-us-beef-enchiladas-and-tomato-salsa.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">The Butcher - Nachos with US Beef Enchiladas and Tomato Salsa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/11/the-butcher-interior-2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">The Butcher - Interior 2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Main Feature: Jakarta&#8217;s Best Bars (Wine &amp; Dine and Lounge)</title>
		<link>http://gastronomy-aficionado.com/2012/02/08/jakartas-best-bars-wine-dine-and-lounge-hang-out-jakarta-march-2011/</link>
		<comments>http://gastronomy-aficionado.com/2012/02/08/jakartas-best-bars-wine-dine-and-lounge-hang-out-jakarta-march-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Feb 2012 14:03:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rian Farisa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Directory]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gastronomyaficionado.wordpress.com/?p=2074</guid>
		<description><![CDATA[Yes, this is one of my oldest articles unpublished in my website. It was featured as a shared article on Hang Out Jakarta March 2011 edition a.k.a the premiere edition. Originally divided into four sections. I got my share for Wine &#38; Dine section and Lounge section. The rest was Timothy Laksmana&#8217;s choices about for &#8230; <a href="http://gastronomy-aficionado.com/2012/02/08/jakartas-best-bars-wine-dine-and-lounge-hang-out-jakarta-march-2011/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gastronomy-aficionado.com&amp;blog=6571672&amp;post=2074&amp;subd=gastronomyaficionado&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Yes, this is one of my oldest articles unpublished in my website. It was featured as a shared article on Hang Out Jakarta March 2011 edition a.k.a the premiere edition. Originally divided into four sections. I got my share for Wine &amp; Dine section and Lounge section. The rest was Timothy Laksmana&#8217;s choices about for nightlife sections. I won&#8217;t kick in some pics but I hope you enjoy my first ever writing in Indonesian. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </em></p>
<p><em>The choices were no surprise I bet, but let&#8217;s go anyway!</em></p>
<p><strong><em><span style="text-decoration:underline;">WINE &amp; DINE</span></em></strong></p>
<p><strong>Decanter</strong></p>
<p>Decanter adalah sebuah <em>wine house </em>yang menyuguhkan suasana pedesaan Eropa seperti seolah berada di sebuah<em> chateau </em>tua di Perancis meski dengan sentuhan desain masa kini. Dengan penampilan khasnya yaitu &#8216;jutaan&#8217; bohlam yang menghiasi langit-langitnya serta begitu banyaknya pot tanaman di seluruh jendelanya, namun di sebagian penjuru ruangan, tanda-tanda kenyamanan modern yang biasa anda temui juga terdapat di sana. Yaitu sofa-sofa yang nyaman dan lukisan-lukisan abstrak pada dindingnya.</p>
<p>Dengan pengalaman beberapa dekade Chef Johannes Pratiwanggana di hotel-hotel berbintang lima serta diperkuat oleh talenta muda berpengalaman dari Mr. Yohan Handoko sebagai <em>Wine Director-</em>nya, Decanter tentu memberi suguhan menarik sebagai tempat anda menikmati makanan lezat khas pedesaan Italia, berbagai macam <em>wine</em>, hingga <em>events </em>seperti <em>wine tasting </em>dan demo masak bersama selebriti.</p>
<p><strong>Vin+</strong></p>
<p>Setelah sukses besar di Kemang dan Arcadia Plaza Senayan, Vin+ baru-baru ini berekspansi ke Central Park dan akan segera merambah ke Bali. Dengan reputasi sebagai<em> </em>salah satu <em>wine bar </em>pertama di Jakarta dengan harga terjangkau bagi semua kalangan, sebagai <em>trend setter </em>gaya hidup minum <em>wine</em>, dan kemampuannya dalam melayani kebutuhan para pecinta <em>wine </em>pemula hingga yang berpengalaman, Vin+ sekarang tampak tengah menikmati hasil dari kerja kerasnya.</p>
<p>Salah satu cabangnya di Arcadia yang didesain seperti <em>pub </em>di Eropa didominasi oleh batu bata ketimbang balok-balok kayu dan menjadikannya tempat yang hangat untuk menikmati acara minum-minum anda. Tidak perlu khawatir mengenai makanan atau <em>tapas </em>sebagai pendamping <em>wine </em>anda, Vin+ baru-baru saja merekrut Chef Tristan Balian dari Australia khusus untuk itu. Jadi bila anda ingin menikmati <em>wine </em>kesukaan anda beserta makanan lezat atau bahkan mungkin berani mencoba <em>wine </em>terkenal seperti 1982 Petrus? Vin+ adalah jawabannya.</p>
<p><strong>Cork &amp; Screw</strong></p>
<p>Terletak pada salah satu tempat paling prestisius di Jakarta (Plaza Indonesia) dengan pemandangan tepat ke jantung kota Jakarta (Bundaran HI) yang hanya berjarak beberapa langkah saja, Cork &amp; Screw dengan cepat berhasil mengambil perhatian para pecinta <em>wine. </em>Alih-alih menghadapi kemacetan di Jakarta, Cork &amp; Screw bisa menjadi pilihan untuk anda mengisi waktu sembari menikmati pemandangan yang cukup langka didapat dari sebuah <em>wine house.</em></p>
<p>Pesan tempat duduk terbaik anda, nikmati makan malam yang menggoda, dan pilih <em>wine </em>kesukaan anda. Nikmatilah saat-saat anda di sini karena waktu terasa berhenti dan ketika semua selesai, anda tidak akan sadar bahwa kemacetan telah berlalu dan anda pulang dengan perasaan berbahagia.</p>
<p><strong>Social House</strong></p>
<p>Social House adalah sebuah kebanggaan dan anak emas dari Ismaya Group. Bagaimana tidak? Semuanya ada di sini dimulai dari pilihan <em>wine </em>yang sangat beragam, makanan yang lezat, suasana yang nyaman dan hidup, dan yang paling utama adalah pemandangan langsung ke Bundaran HI dari lantai atas Grand Indonesia menjadikan Social House pilihan yang selalu tepat untuk segala suasana.</p>
<p>Pertama-tama, nikmati sajian makan malam <em>a la</em> Executive Chef Ismaya Group, Chef Aldo Volpi. Setelah itu, beranjaklah ke bagian <em>open air lounge </em>untuk menikmati suasana dan pemandangan kota Jakarta didampingi oleh <em>wine </em>dan <em>tapas </em>yang lezat. Berbagai pilihan <em>wine</em>, <em>cocktail</em>, dan <em>mocktail </em>segar tersedia untuk anda. Tak lupa selalu ada pilihan berbagai minuman kopi Illy sebagai alternatifnya. FYI, Social House tidak pernah kekurangan pengunjung, jadi selalu pesan <em>spot </em>favorit anda terlebih dahulu sebelum berkunjung.</p>
<p><strong>Portico</strong></p>
<p>Berbeda dengan saudaranya Domain, Portico didesain sebagai <em>bistro</em> teras kontemporer ketimbang sebuah <em>pub</em>. Rasa-rasanya mungkin tidak terlalu luas apabila anda memilih tempat <em>indoor</em> meski setiap ruangannya dibatasi oleh kaca-kaca lebar dan menjadikannya lebih <em>personal </em>untuk setiap pengunjungnya. Maka dari itu, cobalah untuk menikmati malam anda di teras <em>outdoor-</em>nya untuk keleluasaan, udara terbuka, dan menikmati pemandangan sekitar bilangan Senayan.</p>
<p>Namun apabila anda hendak menikmati siang hari di sana, Portico menyediakan <em>wine </em>dingin atau <em>cocktail </em>yang mereka rekomendasikan bernama Raspberry Bramble yang merupakan perpaduan antara buah <em>raspberry </em>segar, jus lemon ditambah dengan <em>gin </em>dan es. Tentu udara panas Jakarta takkan menjadi masalah dengan kenikmatan tersebut.</p>
<p>&#8212;&#8211;</p>
<p><em><strong><span style="text-decoration:underline;">LOUNGE</span></strong></em></p>
<p><strong>Potato Head</strong></p>
<p>Di bawah bimbingan Chef Antoine Audran dari Java Bleu serta <em>mixologist </em>lokal berpengalaman, Mr. Gandung Sihono, Potato Head tampil serius untuk menjamu pengunjungnya dengan makanan dan minuman yang berkualitas. Potato Head juga didesain unik dengan banyaknya <em>frame </em>jendela di dinding, lukisan tentang UFO yang agak aneh, namun juga untuk bagian <em>outdoor-</em>nya terdapat sofa-sofa panjang seperti yang anda biasa lihat di café-café pinggir pantai Bali. Bedanya adalah di Potato Head yang anda lihat adalah lautan beton daerah SCBD yang teratur dan nyaman. Kesemuanya ini menciptakan sebuah perpaduan unik dan berwarna.</p>
<p>Di samping itu nikmati para DJ lokal dan internasional beraksi di malam hari khususnya saat <em>weekend</em>. Pesanlah minuman kesukaan anda dan dijamin anda akan tergoda dengan semua minuman di menu tebal Potato Head itu. Cobalah rekomendasi mereka, Millionaire Martini yang merupakan racikan dari Absolut Vanilla, puree markisa dengan gula vanilla didampingi oleh <em>sparkling wine. Sounds delicious!</em></p>
<p><strong>Domain</strong></p>
<p>Dengan lokasi yang memojok di lantai bawah Senayan City, Domain menawarkan semacam ‘tempat berlindung’ bagi yang ingin menikmati minuman dengan suasana santai khususnya saat <em>weekday</em>. Suasananya sama persis seperti ketika berada di <em>ranch </em>pinggir danau Kanada dengan dominasi kayu dan kepala-kepala rusa yang menghiasi dindingnya.</p>
<p>Di saat santai, nikmati <em>cheese </em>atau <em>chocolate fondue </em>kebanggaan Domain dengan bir kesukaan anda. Atau berjingkraklah dan <em>be lively </em>saat <em>weekend </em>di sana yang senantiasa menyajikan penampilan DJ-DJ kenamaan. Sementara itu nikmati juga <em>cocktail </em>favorit di Domain, White Lychee Sangria, yaitu paduan unik leci dengan <em>vodka </em>juga ditambah <em>cointreau, Sauvignon blanc, </em>dan daun mint serta jeruk untuk menambah segar suasana!</p>
<p><em><strong>-Featured in <a title="Hang Out Jakarta: Bagel Bagel" href="http://hangoutjkt.com/food/188/Bagel-Bagel" target="_blank">HANG OUT JAKARTA</a> March 2011 edition -</strong></em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gastronomyaficionado.wordpress.com/2074/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gastronomyaficionado.wordpress.com/2074/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gastronomyaficionado.wordpress.com/2074/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gastronomyaficionado.wordpress.com/2074/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gastronomyaficionado.wordpress.com/2074/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gastronomyaficionado.wordpress.com/2074/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gastronomyaficionado.wordpress.com/2074/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gastronomyaficionado.wordpress.com/2074/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gastronomyaficionado.wordpress.com/2074/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gastronomyaficionado.wordpress.com/2074/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gastronomyaficionado.wordpress.com/2074/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gastronomyaficionado.wordpress.com/2074/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gastronomyaficionado.wordpress.com/2074/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gastronomyaficionado.wordpress.com/2074/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gastronomy-aficionado.com&amp;blog=6571672&amp;post=2074&amp;subd=gastronomyaficionado&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gastronomy-aficionado.com/2012/02/08/jakartas-best-bars-wine-dine-and-lounge-hang-out-jakarta-march-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/89e55d2f41c12a21f24634fff0c1b07f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">The Gastronomy Aficionado</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Restaurant Review: Collage</title>
		<link>http://gastronomy-aficionado.com/2012/01/15/collage-hang-out-jakarta-jan-2012/</link>
		<comments>http://gastronomy-aficionado.com/2012/01/15/collage-hang-out-jakarta-jan-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Jan 2012 04:00:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rian Farisa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Hang Out Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[International]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gastronomy-aficionado.com/?p=2785</guid>
		<description><![CDATA[Grup Accor asal Perancis dengan jaringan hotel-hotelnya yang ternama di seluruh dunia kini menghadirkan salah satu upscale brands-nya dengan nama Pullman. Hadir di Jakarta baru-baru ini, Pullman tidak segan-segan membawa kemewahan itu dengan kehadiran Collage sebagai restoran internasionalnya. Pengalaman memasuki Pullman bisa jadi adalah suatu hal yang tidak lazim. Pada umumnya ketika memasuki sebuah hotel &#8230; <a href="http://gastronomy-aficionado.com/2012/01/15/collage-hang-out-jakarta-jan-2012/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gastronomy-aficionado.com&amp;blog=6571672&amp;post=2785&amp;subd=gastronomyaficionado&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/12/collage-1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2788" title="Collage - Entrance" src="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/12/collage-1.jpg?w=600" alt=""   /></a></p>
<p><em>Grup Accor asal Perancis dengan jaringan hotel-hotelnya yang ternama di seluruh dunia kini menghadirkan salah satu </em><em>upscale brands-</em><em>nya dengan nama Pullman. Hadir di Jakarta baru-baru ini, Pullman tidak segan-segan membawa kemewahan itu dengan kehadiran Collage sebagai restoran internasionalnya.</em></p>
<p>Pengalaman memasuki Pullman bisa jadi adalah suatu hal yang tidak lazim. Pada umumnya ketika memasuki sebuah hotel bintang lima, biasanya kita merasakan kesan mewah yang terkadang intimidatif. Lain halnya dengan Pullman yang sengaja didesain dengan suasana kreatif dan casual namun juga masih menghadirkan suasana <em>classy</em> di dalamnya.</p>
<p>Dengan perpaduan gaya antara kontemporer, <em>pop art</em> dan berbagai display hiasan yang tidak lazim untuk hotelnya, tentu Collage sendiripun tidak kalah funky dan dilengkapi dengan open kitchens yang mengetengahkan berbagai sajian kuliner internasional serta sedikit sentuhan ala Jepang, Peranakan, India, dan tentunya Indonesia.</p>
<p>Pimpinan orkestra kuliner dari Collage adalah warga negara Perancis dengan nama Chef Eric Baudru yang berdarah Korea Selatan. Chef Eric meluangkan waktu untuk menjelaskan mengenai masakan-masakannya untuk Collage yang memang banyak dipengaruhi hidangan ala Mediterania yang segar dan banyak menggunakan <em>sea food</em> di dalamnya. Tentu saja demikian, karena kota asalnya adalah Avignon terletak tidak jauh dari Marseilles yang berbatasan langsung dengan Laut Tengah.</p>
<p><a href="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/12/collage-2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2789" title="Collage - Dining Hall" src="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/12/collage-2.jpg?w=600" alt=""   /></a></p>
<p>Sebagai pembuka, Collage mempersembahkan sushi dan sashimi segar yang bisa dipesan sesuai keinginan. Selain itu tentu berbagai <em>micro food</em> seperti <em>foie gras brulee</em> dan kawan-kawan serta <em>raw oysters</em> mungkin saja justru terlalu tajam dan berat sebagai pembuka karena rasanya yang khas. <em>Alternatively</em>, berbagai macam keju, <em>salmon gravalax, pastrami</em> dan <em>cold cuts</em> bisa menjadi pilihan menu pembuka anda.</p>
<p>Melangkah ke bagian berikutnya tentu akan membuat anda sedikit bingung karena pilihan yang tersedia begitu banyak. Anda bisa melangkah ke bagian Asia Timur yang terdiri atas bebek <em>char siu, dim sum</em>, hingga India dengan <em>roti naan</em>, <em>nasi biryani</em>, dan berbagai pendamping dagingnya dengan <em>assorted chutneys</em>.</p>
<p><a href="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/12/collage-3.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2787" title="Collage - Open Kitchens" src="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/12/collage-3.jpg?w=600" alt=""   /></a></p>
<p>Tapi yang menjadi juara dari semuanya adalah justru menu tradisional Indonesia dengan nama nasi bakar yang berisi daging sapi dan beraroma wangi khas rempah-rempah Indonesia. Tentunya yang tidak boleh terlewat juga adalah <em>carving tables</em> dengan <em>grilled shortribs</em>-nya yang telah melewati fase <em>slow cooking</em> selama 72 jam dan berhasil menjadikannya lezat sekaligus lembut dan juicy.</p>
<p>Ternyata bukanlah sebuah pengalaman isapan jempol belaka dengan apa yang akan anda rasakan bersama Pullman Hotel. Selain menikmati sisi artistik hotel ini, suasana belanja lengkap di mall-mall sekitarnya serta pemandangan kota yang menakjubkan, pengalaman di Collage menjadi satu hal yang juga tidak boleh dilewatkan.</p>
<p><span style="text-decoration:underline;"><strong><em>Collage</em></strong></span></p>
<p><strong><em>Halal-friendly</em></strong></p>
<p><strong>Address:</strong> Podomoro City,  Jl. Letjen S. Parman Kav. 28, Jakarta</p>
<p><strong>RSVP:</strong></p>
<p><strong>Atmosphere: </strong>Funky modern pop art museum turned into hotel.</p>
<p><strong>Ambiance:</strong> Conversational.</p>
<p><strong>S</strong><strong>ervice:</strong> A five star hotel. You expect more?</p>
<p><strong>Pricing:</strong> TBA</p>
<p><strong>Opening Hours: </strong>TBA</p>
<p><strong>Twitter:</strong> <a title="Twitter: Pullman Hotel Central Park, Jakarta" href="http://twitter.com/pullman_jkt_cp" target="_blank">@Pullman_Jkt_CP</a></p>
<p><strong>Facebook:</strong> <a title="Facebook: Pullman Hotel Central Park, Jakarta" href="http://www.facebook.com/pullmanjakartacp" target="_blank">pullmanjakartacp</a></p>
<p><em><strong>-Featured in <a title="Hang Out Jakarta: Bagel Bagel" href="http://hangoutjkt.com/food/188/Bagel-Bagel" target="_blank">HANG OUT JAKARTA</a> January 2012 edition (unedited)-</strong></em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gastronomyaficionado.wordpress.com/2785/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gastronomyaficionado.wordpress.com/2785/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gastronomyaficionado.wordpress.com/2785/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gastronomyaficionado.wordpress.com/2785/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gastronomyaficionado.wordpress.com/2785/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gastronomyaficionado.wordpress.com/2785/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gastronomyaficionado.wordpress.com/2785/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gastronomyaficionado.wordpress.com/2785/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gastronomyaficionado.wordpress.com/2785/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gastronomyaficionado.wordpress.com/2785/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gastronomyaficionado.wordpress.com/2785/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gastronomyaficionado.wordpress.com/2785/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gastronomyaficionado.wordpress.com/2785/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gastronomyaficionado.wordpress.com/2785/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gastronomy-aficionado.com&amp;blog=6571672&amp;post=2785&amp;subd=gastronomyaficionado&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gastronomy-aficionado.com/2012/01/15/collage-hang-out-jakarta-jan-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/89e55d2f41c12a21f24634fff0c1b07f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">The Gastronomy Aficionado</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/12/collage-1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Collage - Entrance</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/12/collage-2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Collage - Dining Hall</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gastronomyaficionado.files.wordpress.com/2011/12/collage-3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Collage - Open Kitchens</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
